Ilustrasi gambar hujan disertai petir./patch.com
JawaPos.com – Menghadapi perubahan musim, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) himbau masyarakat untuk siaga terkait cuaca ekstrem di tengah pancaroba atau peralihan musim.
Arah angin yang bertiup secara bervariasi, membuat kondisi cuaca berubah secara cepat dari kemarau ke hujan maupun sebaliknya.
Mengingat hal tersebut, BMKG berharap agar masyarakat dapat menerapkan tingkat kepeduliannya terhadap perubahan alam sekitar.
Dilansir dari instagram resmi milik BMKG, @infobmkg, Senin (6/11), berikut beberapa informasi tentang masa pancaroba dan cara mitigasi atau antisipasinya.
Musim pancaroba adalah periode peralihan musim dari kemarau ke hujan maupun sebaliknya.
Hujan pada periode ini umumnya terjadi pada siang atau sore, namun juga tidak menutup kemungkinan sesekali terjadi di malam hari.
Salah satu ciri khusus peralihan musim ditandai dengan pertumbuhan awan Comulonimbus.
Awan ini dapat dikenali dengan karakter muncul ketika pagi menjelang siang, bentuknya menyerupai bunga kol, berwarna keabu-abuan dengan tepian yang terlihat jelas, dan berubah menjadi gelap ketika menjelang sore.
Comulonimbus dapat menyebabkan hujan, petir, dan angin.
Hujan yang berpotensi saat cuaca ekstrem pun beragam, mulai dari hujan lebat dengan durasi singkat dan tidak merata atau hanya dijumpai di tempat-tempat tertentu saja, hujan lebat disertai petir dan angin kencang, puting beliung, hingga hujan es.
Bukan hanya itu, dampak yang ditumbulkannya pun perlu diperhatikan dengan baik sebagai persiapan masyarakat kedepannya.
Di antaranya adalah, rusaknya lingkungan akibat cuaca ekstrem, kebakaran akibat sambaran petir, bangunan rusak, pohon tumbang, gagal panen, dan banjir.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
