Keripik pisang narkoba, modus baru kasus peredaran narkotika yang diungkap Bareskrim Polri. (Tangkapan layar video Antara)
JawaPos.com - Badan Reserse Kriminal Kepolisian Negara Republik Indonesia (Bareskrim Polri) mengungkap modus baru peredaran narkoba yaitu dalam bentuk keripik pisang narkoba dan Happy Water.
Dikutip dari Antara, melalui konferensi pers pada Jumat (3/11), telah ditemukan barang bukti berupa 10 gram bahan baku narkotika maupun produk jadi yang ditemukan di rumah produksi di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Menjadi modus baru peredaran narkoba, keripik pisang narkoba dan Happy Water bukan hanya satu-satunya kasus peredaran narkotika modus makanan dan minuman.
Selain itu, ada pula beberapa kasus makanan dan minuman yang mengandung narkoba.
Dihimpun dari JawaPos Grup dan BNN, Sabtu (4/11), berikut deretan peredaran narkoba modus makanan dan minuman.
Keripik pisang narkoba menjadi operandi baru yang ditemukan Bareskrim Polri di tahun 2023.
Bersama Polda DIY, Bareskrim Polri menemukan barang bukti di tempat produksi yang berlokasi di DIY, sedangkan tersangka dan peredaran dilakukan di berbagai tempat termasuk Depok, Jawa Barat.
Melalui berbagai penelusuran, diketahui keripik pisang narkoba tersebut dijual secara online/daring dengan harga tinggi bahkan hingga Rp6 juta per bungkus.
Baca Juga: 6 Fakta Modus Baru Peredaran Narkoba Lewat Keripik Pisang di Medsos, Harga sampai Rp 6 Juta
Bersamaan dengan keripik pisang narkoba, pelaku juga mengedarkan Happy Water, narkotika dalam bentuk cairan. Produk yang mengandung narkotika dan disebut Happy Water itu dikemas dalam botol ukuran 10 ml kemudian dijual sekitar Rp 1,2 juta.
Kasus keripik jamur mengandung narkoba ditemukan pada tahun 2017. Dikutip dari Antara, keripik jamur bernama Snack Good itu mengandung zat Psilosin yang tergolong dalam narkotika.
Zat Psilosin merupakan zat yang secara alami terdapat dalam jamur kotoran binatang. Zat ini memberikan dapat memberikan efek halusinogen pada orang yang mengonsumsinya.
Kasus cokelat narkoba pun beberapa kali terungkap. Di tahun 2022 misalnya, polisi berhasil menggerebek tempat produksi cokelat narkoba di Denpasar, Bali. Dalam penggerebekan itu, ditemukan yang nantinya akan dicampur dengan cokelat.
Selain itu, dikutip dari situs BNN, pada 2015 BNN mengamankan 5 tersangka yang menjalankan bisnis cookies dan cokelat yang mengandung ganja. Cookies dan cokelat tersebut mereka mereka pasarkan secara daring.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
