Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 21 Oktober 2023 | 17.29 WIB

Peretas IG Toko Laptop One Incar Mahasiswa dan Karyawan Muda, Korban Tak Curiga karena Toko Sudah Tepercaya

MERUGI: Korban Murdeni Hadiwijaya (kiri) dan karyawannya, Afiaha Tsabataningtyas, menunjukkan surat laporan polisi dan tangkapan layar akun instagram milik tokonya yang diretas. - Image

MERUGI: Korban Murdeni Hadiwijaya (kiri) dan karyawannya, Afiaha Tsabataningtyas, menunjukkan surat laporan polisi dan tangkapan layar akun instagram milik tokonya yang diretas.

JawaPos.com – Sebanyak 18 orang menjadi korban peretasan akun Instagram (IG) Toko Laptop One. Mayoritas adalah mahasiswa dan karyawan muda. Mereka tertarik membeli komputer lipat itu karena harga yang ditawarkan jauh di bawah harga normal.

Pemilik Toko Laptop One Murdani Hadiwijaya menduga, pelaku tidak asal-asalan dalam menjaring korbannya. ’’Korbannya itu seperti sudah diklasifikasikan sama pelaku. Ada target khusus,’’ jelas pemilik Toko Laptop One Murdani Hadiwijaya.

Unggahan penawaran yang dibuat peretas langsung dilihat pengikut akun IG Laptop One. ’’Otomatis yang melihat langsung tergiur,’’ ungkapnya.

Terlebih, pelaku sangat licin. Murdani mengklaim laptop yang dijual dengan harga miring itu terbatas. Jadi, peminat laptop harus segera menyelesaikan pembayaran dengan sistem transfer.

Murdani merasa dilema menghadapi situasi tersebut. Sebab, jumlah korbannya semakin banyak. ’’Harapan saya, polisi bisa segera memblokirnya agar tidak lagi memakan korban,’’ ungkapnya.

Dia sempat berpikir untuk menutup toko sebagai jalan keluar sementara. Dengan begitu, pelanggan tahu bahwa tokonya tidak beroperasi. Jadi, tidak ada yang tertarik untuk membeli laptop murah yang ditawarkan oleh pelaku.

Namun, setelah melewati sejumlah pertimbangan, Murdani urung menutup tokonya. Sebab, keputusan itu bisa mendatangkan dampak negatif. ’’Nanti dikira kami sengaja melarikan diri oleh korban yang telanjur membeli ke pelaku,’’ tuturnya.

M. Rizki, salah seorang korban, mengaku tidak curiga ketika bertransaksi dengan pelaku. Sebab, Toko Laptop One sudah punya nama besar. ’’Sebelumnya sudah sering beli di sana secara offline di toko,’’ katanya. Rizki tertarik membeli laptop secara online lantaran harga yang dipatok murah. (edi/c6/aph)

MANFAATKAN NAMA BESAR TOKO LAPTOP ONE

1. Toko Laptop One berdiri sejak 2004. Awalnya, toko itu terletak di Hi-Tech Mall. Dua tahun terakhir toko pindah ke ITC Mega Grosir.

2. Laptop One dikenal sebagai toko yang menjual peralatan komputer murah sehingga punya banyak pelanggan. Bahkan, sebagian dari luar kota.

3. Laptop One membuat akun Instagram (IG) sejak 2020 sebagai media promosi. Jumlah pengikutnya sekarang sekitar 12 ribu.

4. IG itu dibobol Senin (16/10) siang. Peretas mengganti password, nomor telepon toko di profil, dan mengunggah tawaran laptop murah.

5. Warga yang tertarik melakukan transaksi dengan peretas. Mereka yang tertipu karena laptop yang dibeli tidak dikirim menyampaikan komplain ke toko.

Sumber: Reportase Jawa Pos

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore