Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 28 September 2023 | 00.22 WIB

Fakta Baru Dibalik Kasus Siswi Lompat Dari Lantai 4 Gedung SD, Polisi Ungkap Hal Ini

Polisi Ungkap Fakta Baru dibalik Siswi Melompat dari Lantai 4 gedung Sekolah. Foto Dok. (Antara/Suci Nurhaliza) - Image

Polisi Ungkap Fakta Baru dibalik Siswi Melompat dari Lantai 4 gedung Sekolah. Foto Dok. (Antara/Suci Nurhaliza)

JawaPos.com - Aparat Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan mengungkapkan fakta baru terkait kasus meninggalnya siswa SD yang melompat dari Gedung.

Fakta yang diungkap adalah ditemukannya sebuah kursi dan beberapa video rekaman kamera pengawas (CCTV) sebagai barang bukti yang menerangkan bahwa siswi kelas 6 SD dengan inisial SR meninggal dunia karena melompat dari gedung.

Sebelumya korban SR ditemukan terjatuh dari lantai empat gedung SD Negeri 06 Pesanggrahan, Jakarta selatan pada Selasa (26/9/2023).

Kemudian siswi tersebut dinyatakan meninggal dunia setelah menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Fatmawati.

Kepolisian resor Metro Jakarta Selatan AKBP Bintoro, mengungkapkan telah mengumpulkan bukti-bukti terkait kasus tersebut.

“Ya, semua barang bukti itu sudah kami amankan,” ujar Bintoro dilansir dari Antara.

Bintoro menambahkan, barang bukti berupa kursi atau tempat duduk yang telah diamankan sebelumnya, diduga digunakan korban untuk melompat dari gedung.

Hal tersebut terungkap setelah penyidik memeriksa rekaman dari kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di sekolah.

“Termasuk visum maupun otopsi terhadap jasad korban sudah dilakukan jadi untuk sementarai ini, korban SR diduga loncat (melompat) dari lantai 4 gedung SD,” kata Bintoro.

Kendati demikian, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dengan memeriksa beberapa saksi.

Oleh sebab itu pihak kepolisian masih belum menyimpulkan apapun terkait peristiwa ini, termasuk motif yang mendasari korban melompat dari lantai 4 gedung sekolah.

“Intinya, kami berusaha. Pagi ini juga memerintahkan Kanit PPA, KPAI dan UPT P3A untuk sama-sama dating ke sekolah, memberikan kontribusi baik penanganan trauma psikis maupun mencari solusi jangan sampai kejadian itu berulang di SD tersebut,” ungkap Bintoro.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore