
FENOMENA ANEH: Warga Moncek Tengah, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur berkumpul di pusat suara dalam tanah. (Radar Madura)
JawaPos.com - Baru-baru ini publik dihebohkan oleh fenomena aneh di Dusun Tengah, Desa Moncek Tengah, Kecamatan Lenteng, Sumenep pada Sabtu (12/8). Sebab, terdengar suara ketukan dari dalam tanah yang terjadi sekitar pukul 09.42 sampai 10.30.
Melansir Radar Madura (Jawapos Grup) pada Senin (14/7) bunyi ketukan yang terdengar dari dalam tanah tersebut cukup nyaring. Bahkan sampai membuat tanah bergetar. Namun, bunyi tersebut belum diketahui sumber asalnya.
Akibat fenomena ini, lima warga sekitar sumber bunyi ramai-ramai mengungsi karena khawatir akan terjadi bencana alam. Bahkan Sebagian Masyarakat menggelar acara istighosah untuk meminta keselamatan dari Sang Pencipta.
”Ada lima pemilik rumah yang terpaksa mengungsi, termasuk saya. Takut terjadi apa-apa,” ungkap Jasuli, salah satu warga sekitar lokasi kejadian.
Jasuli menyampaikan, bunyi tersebut sebenarnya sudah terdengar setengah bulan yang lalu. Kemudian, pekan lalu kembali terdengar. Sekitar empat hari lalu, suara yang sama juga terdengar hingga setengah jam.
”Awalnya warga mengira suara hantu. Kadang suaranya muncul dan hilang. Paling lama 10 menit, lalu muncul lagi. Tapi, yang paling lama hari ini,” ucapnya.
Jasuli mengaku belum mengetahui asal suara tersebut. Warga mengira di bawah rumahnya terdapat gua. Namun, setelah ditanyakan kepada para sesepuh desa, ternyata tidak ada. Bahkan, ada yang mengira juga dampak dari penambangan batu. Tapi, di daerah itu tidak ada penambangan.
Peristiwa ini dikonfirmasi oleh Kasihumas Polres Sumenep AKP Widiarti menyampaikan, pihaknya menurunkan personel ke lokasi kejadian. Bahkan, sudah memasang garis polisi agar warga waspada. Sebab, asal suara tersebut belum diketahui secara pasti.
”Untuk suara dan getarannya sudah berhenti. Kami imbau masyarakat agar mengungsi ke tempat yang lebih aman untuk sementara waktu,” ucapnya.
Selain itu, Kepala Pelaksana BPBD Sumenep Wahyu Kurniawan Pribadi mengaku belum mengetahui sumber suara. Dia juga tidak bisa menjelaskan perihal fenomena yang menggegerkan warga itu.
Namun, peristiwa itu sudah dikoordinasikan dengan Tim Geologi ITN dan BMKG Pasuruan untuk mengetahui penyebabnya. Masyarakat diimbau untuk sabar menunggu hasil analisis dan tidak membuat kegaduhan kian parah.
”Kami menghimbau masyarakat tetap tenang sambil menunggu tim ahli. Kami tetap berada di lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan yang terjadi,” pungkasnya.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
