
Khofifah Indar Parawansa memberikan penjelasan kepada awak media setelah menghadap Presiden Jokowi.
JawaPos.com – Khofifah Indar Parawansa kemarin (10/8) menghadap Presiden Joko Widodo. Gubernur Jatim itu diundang ke Istana Merdeka. Kehadiran Khofifah tersebut sempat dikait-kaitkan dengan politik elektoral. Maklum, sedang momentum menjelang pemilihan presiden (pilpres) yang tinggal 187 hari.
Selain itu, jauh-jauh sebelumnya, nama Khofifah sudah kerap disebut sebagai bacawapres potensial. Nama ketua umum PP Muslimat NU itu juga berada di deretan atas dalam beberapa lembaga survei.
Terlebih, banyak pihak telah menyatakan bahwa Jatim bakal menjadi palagan penentu kemenangan di Pilpres 2024 mendatang. Itu juga diakui Anies Baswedan, bacapres dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP).
Khofifah akan mengakhiri masa jabatannya sebagai gubernur Jatim pada akhir Desember 2023. Praktis, alumnus Unair itu hanya menyisakan empat bulan lagi, sebelum akhirnya memutuskan apakah bakal running kembali di pilkada serentak pada November 2024.
Lantas, apakah panggilan ke Istana itu untuk membahas soal pilpres? Setelah pertemuan, Khofifah tegas menyatakan tidak. Kedatangannya untuk melaporkan beberapa hal ke presiden. ’’Berbagai program yang dulu sudah kami rancang di dalam RPJMD (rencana program jangka menengah daerah) itulah yang kami laporkan,” katanya.
Khofifah mengungkapkan, pihaknya bersyukur ekonomi di Jatim tumbuh 5,24 persen. Angka itu tertinggi se-Jawa. Lalu, inflasi hanya 0,15 persen. Adapun kemiskinan ekstrem turun sekitar 1,4 juta. Pada sektor pendidikan, siswa Jatim banyak yang diterima di perguruan tinggi.
Dalam kesempatan tersebut, Khofifah juga berharap ada penyerahan lahan di sekitar Jembatan Surabaya-Madura (Suramadu). Tanah itu milik Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
’’Ada salah satu program yang menurut kami masih bisa dikejar (sebelum masa jabatan berakhir). Kami dulu pernah merencanakan membangun Indonesia Islamic Science Park. Kita butuh lahan 101 hektare,’’ ungkapnya.
Bagaimana respons Presiden Jokowi? Khofifah menuturkan, presiden sangat mengapresiasi capaian Jatim. ’’Ini menurut saya bagian dari kinerja semua elemen di Jawa Timur,” imbuhnya.
Disinggung soal penjabat (Pj) kepala daerah yang akan menggantikannya, Khofifah mengaku belum dibahas dengan Presiden Jokowi. (lyn/c17/hud)

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
