Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 8 Agustus 2023 | 23.31 WIB

Terima Ketua Parlemen Malaysia, Ma'ruf Amin Galang Dukungan untuk Perdamaian Myanmar

 

Wakil Presiden Ma

JawaPos.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin menerima kunjungan Ketua Parlemen Malaysia Tan Sri Dato’ Johari bin Abdul di Istana Wapres Jakarta pada Selasa (8/8). Ada sejumlah isu penting yang dibicarakan. Diantaranya adalah perdamaian di kawasan ASEAN, khususnya di Myanmar. 
 
Dalam pertemuan itu, Ma'ruf menuturkan bahwa Indonesia sangat mengapresiasi dukungan Malaysia terhadap Keketuaan Indonesia di ASEAN. Serta dukungan untuk upaya bersama dalam menjaga sentralitas ASEAN di tengah rivalitas global.
 
"Saya meminta dukungan Yang Berhormat bagi ASEAN untuk bahu-membahu mengatasi krisis politik di Myanmar," ucap Ma'ruf. Perdamaian di kawasan ASEAN sangat penting, diantaranya sebagai episentrum pertumbuhan ekonomi global. Tujuan tersebut bisa tidak mulus, jika kawasan tidak aman. 
 
Untuk diketahui sampai saat ini, Myanmar masih diliputi konflik bernuansa agama. Yaitu melibatkan etnis Rohingya.
 
Beberapa elemen dari Indonesia, seperti pemerintah dan organisasi kemasyarakatan terus menyuarakan perdamaian di Myanmar. Diantaranya disuarakan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, maupun MUI. 
 
Dalam pertemuan itu, Ma'ruf juga mengharapkan dukungan Ketua Dewan Rakyat Malaysia untuk mendorong implementasi ASEAN Outlook on Indo-Pacific. "Antara lain dengan mendorong partisipasi pemerintah dan sektor swasta Malaysia pada ASEAN Indo-Pacific Infrastructure Forum di bulan September mendatang," kata Ma'ruf. 
 
Sementara itu Tan Sri Dato’ Johari bin Abdul menyampaikan tiga isu utama Parlemen Malaysia dalam kunjungannya ke Indonesia. Pertama, terkait upaya bersama untuk mewujudkan green energy di kawasan ASEAN. Kedua keamanan pangan. Harapannya Indonesia, Malaysia, Thailand, dan beberapa negara lainnya di ASEAN dapat memanfaatkan lahan luas dan sumber daya manusia melimpah yang dimiliki untuk meningkatkan bidang pertanian. 
 
Tujuan ketiga adalah pemanfaatan kecerdasan artifisial. Menurutnya, kecerdasan artifisial kan menjadi salah satu yang sangat dibutuhkan dalam pembangunan semua negara. Ia pun mencontohkan, Australia dan New Zealand dalam memetik buah saja sudah menggunakan teknologi robotik.
 
"Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam saya kira harus menjadi champion dalam penguasaan AI di kawasan ASEAN," katanya.
 
Selama di Indonesia, Tan Sri Dato’ Johari bin Abdul melakoni sejumlah kegiatan. Diantaranya memberikan kuliah umum kepada mahasiswa Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) pada Jumat (4/8) lalu.
 
Di hadapan mahasiswa UIII  dia mengatakan, Indonesia dan Malaysia memiliki kepentingan yang sama dalam hal memulai energi hijau. "Hal ini terlihat dari adanya agreement antara kedua negara untuk investasi di bidang ini," katanya. 
 
Menurut dia, Indonesia dan Malaysia mempunyai sumber daya yang dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan solar sistem, biogas, biomass, dan hydro. Johari mengatakan, teknologi telah maju. Kedua negara sudah saatnya menghilangkan energi berbasis fosil.
 
"Kita harus menghilangkan batu bara, kita harus menghilangkan pembakaran arang, dan melihat sekeliling kita apa itu energi terbarukan," katanya. Semua pihak harus melihat, bagaimana beralih ke energi hijau. 
 
"Sehingga pada akhirnya kami tidak hanya menggunakannya hari ini, tetapi lagi untuk besok dan lusa," jelasnya.
 
Sehingga seluruh penduduk hari ini dan penduduk tahun-tahun mendatang akan melayani dan menjadi aman. Itulah mengapa energi hijau masuk ke dalam program kedua negara.
 
"Alhamdulillah Indonesia dan Malaysia sepakat kita akan menggunakan sumber daya, seperti solar sistem, biogas, biomassa, dan hydro. Ini adalah sumber energi yang berkontribusi pada perbaikan dunia," katanya. 

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore