Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 30 Juni 2023 | 15.10 WIB

Hindari Panas, Jemaah Haji Disarankan Pilih Sore atau Malam untuk Lempar Jumrah, Boleh juga Diwakilkan

Jamaah Haji melakukan lempar jumrah ke tiga tiang yang telah ditetapkan dalam rangkaian ibadah haji di Kota Mina, Arab Saudi, Sabtu (9/7). Mohammed Salem/Reuters/Antara - Image

Jamaah Haji melakukan lempar jumrah ke tiga tiang yang telah ditetapkan dalam rangkaian ibadah haji di Kota Mina, Arab Saudi, Sabtu (9/7). Mohammed Salem/Reuters/Antara

 
JawaPos.com - Jemaah haji Indonesia telah berada di Mina untuk menjalani rangkaian haji yaitu melempar jumrah, Ula, Wustha, dan Kubra. Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) kembali mengingatkan jemaah haji agar mematuhi jadwal atau waktu dan jalur melempar jumrah yang telah ditetapkan. Setiap kloternya sudah memiliki jadwalnya masing-masing.
 
"Diimbau jemaah tidak melempar jumrah setelah matahari tergelincir (ba'da zawal) karena alasan keselamatan dan menghindari risiko cuaca panas dan bahaya kepadatan jemaah. Pilih waktu sore atau malam hari, agar terhindar dari sengatan cuaca panas," kata Juru Bicara PPIH Pusat Akhmad Fauzin di Jakarta, Jumat (30/6).
 
Jemaah lanjut usia dan kategori risiko kesehatan tinggi, kata Fauzin, agar mewakilkan lontar jumrahnya kepada keluarga, sesama jemaah, atau petugas yang telah melaksanakan lontar jumrah. "Orang yang mewakili lempar jumrah boleh yang sudah berhaji ataupun yang belum berhaji. Jemaah atau petugas boleh melaksanakan badal lempar jumrah untuk satu orang atau lebih hingga tak terbatas," imbuhnya.
 
Hukum mewakilkan lempar jumrah adalah boleh dan status hukumnya sah serta tidak dikenakan dam. "Boleh mengakhirkan lempar jumrah hari tasyrik pada hari terakhir tanggal 12 Zulhijah (bagi jemaah nafar awal) atau tanggal 13 Dzulhijah (bagi jemaah nafar tsani)," kata Fauzin. 
 
"Pemerintah berharap agar jemaah lebih bijak dan lebih mengutamakan keselamatan serta kesehatan masing-masing, sehingga pelaksanaan lontar jumrah sebagai bagian wajib haji dapat terlaksana dengan aman dan tertib," tambahnya.
 
Pemerintah juga mengingatkan pada saat menuju dan saat di tempat melempar jumrah, jemaah agar tetap berkelompok dan jangan memisahkan diri. "Jangan sungkan untuk meminta bantuan petugas yang berada di setiap titik di jalur menuju jamarat bila menemui hambatan dan kesulitan. Membekali diri dengan air putih untuk menjaga kebugaran tubuh dan mencegah dehidrasi," pungkasnya.
Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore