
DUKA MENDALAM: Prosesi pemakaman putri Pj gubernur Papua Pegunungan di Desa Jatiharjo, Pulokulon, Grobongan.
JawaPos.com – Hasil pemeriksaan luar dokter forensik menemukan adanya luka lecet pada alat kelamin korban. Polisi juga menduga putri Penjabat Gubernur Papua Pegunungan Nikolaus Kondomo tersebut mengalami mati lemas.
"Dugaan ada kekerasan seksual,” kata Kapolrestabes Semarang Kombespol Irwan Anwar sebagaimana dilansir Jawa Pos Radar Semarang kemarin (21/5). Irwan menyebut, pemeriksaan forensik sudah dilaksanakan.
Tapi, masih butuh pemeriksaan lanjutan terkait mikrobiologi, patologi, dan toksikologi. ’’Jadi, tiga item itu kami masih menunggu waktu dari tim kedokteran untuk memberikan kesimpulan. Diduga mati lemas karena apa makanya akan ditindaklanjuti dengan uji tiga item,’’ bebernya.
Polisi juga dikabarkan telah menetapkan seorang tersangka dalam kasus kematian siswi SMAN pada Kamis (18/5) pekan lalu tersebut. Tersangka itu adalah sosok yang mengajak remaja 16 tahun tersebut ke sebuah tempat kos di Kota Semarang di mana diduga dia dicekoki minuman keras.
’’Bukan pacar, orang biasa,” kata sumber tersebut tanpa menyebutkan secara detail identitas tersangka.
Informasi lain yang didapatkan Jawa Pos menyebutkan, satu orang yang ditetapkan tersangka adalah AN, 22, yang berstatus mahasiswa. AN diketahui menjemput korban sekitar pukul 10.00 pada Kamis pekan lalu.
DALAM PENYELIDIKAN: TKP tewasnya putri Pj Gubernur Papua Pegunungan Nikolaus Kondomo di Semarang.
Korban kemudian dibawa ke rumah kos Venus di Jalan Pawiyatan Luhur, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang. Sesampai di dalam kamar kos, korban diduga dicekoki minuman beralkohol. Korban kemudian mengalami kejang-kejang dan dibawa oleh tiga orang ke RS St Elizabeth, Semarang. Namun, nyawa korban tidak terselamatkan.
Oka, pengelola kos Venus, membenarkan AN kos di kamar 40. Dia berstatus mahasiswa di salah satu kampus swasta. Namun, Oka tak bersedia membeberkan lebih detail terkait kejadian di dalam kamar kos tersebut dengan alasan sudah dalam penanganan pihak kepolisian.
Hasil olah tempat kejadian perkara, petugas Polrestabes Semarang menemukan botol minuman beralkohol. Selain itu, aparat mengamankan tiga orang, satu di antaranya AN dan dua lainnya perempuan. Ketiga orang yang mengantar korban ke RS St Elizabeth.
Terkait penetapan tersangka, baik Kapolrestabes Irwan maupun Kasatreskrim Polrestabes Semarang AKBP Donny Lumbantoruan belum memberikan respons ketika dikonfirmasi. Sumber Jawa Pos Radar Semarang menyebut rilis terkait kasus itu segera dilakukan. (mha/aro/c17/ttg)

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
