Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 18 April 2023 | 19.20 WIB

Ratnawati Sutedjo, dan Kegigihan Memberdayakan Kalangan Difabel

Ratnawati Sutedjo - Image

Ratnawati Sutedjo

Berawal dari Nazar, Kini Produk Merambah sampai ke AS

Precious One yang hampir dua dekade dikomandoi Ratnawati Sutedjo kini juga bisa membantu UMKM disabilitas di berbagai daerah.

RATNAWATI Sutedjo percaya bahwa tak ada yang kebetulan di dunia ini. Termasuk saat dia harus terbaring lemah selama dua bulan karena sakit hepatitis A yang dideritanya pada 2001.

’’Kalau aku saja yang anggota tubuhnya lengkap merasa seperti ini, bagaimana ya dengan teman-teman disabilitas? Bagaimana ya perasaannya,’’ pikirnya ketika itu.

Ratna pun bernazar, kalau sembuh, dirinya akan membantu kalangan difabel. Dan, takdir pun membawanya bertemu salah seorang teman disabilitas dari seorang rekan kerjanya.

Dia pun teringat kembali pada nazarnya. Sebagai langkah awal, Ratna mantap mengikuti kelas bahasa isyarat.

Pelan tapi pasti, nazar itu mulai diwujudkannya. Sekitar 2004, Ratna pun mendirikan Precious One yang merupakan yayasan untuk pemberdayaan para penyandang disabilitas.

Precious One menjadi wadah bagi teman-teman difabel untuk membuat berbagai produk. Mulai dari aksesori, bantal, pakaian, pernak-pernik rumah, hingga camilan.

’’Di masa awal, saat saya masih kerja kantoran, saya datang lebih pagi dan pulang lebih malam untuk membantu pekerjaan. Saat itu baru satu teman tuli yang kerja dengan saya,’’ imbuh perempuan 49 tahun itu.

Awalnya, produk Precious One hanya sebatas aksesori dan kartu ucapan. Lambat laun, jenis produk pun berkembang. Otomatis konsumen juga meluas.

Ratna pun memberanikan diri keluar dari pekerjaan dan memantapkan langkahnya sebagai sociopreneur untuk membantu para teman tuli. Hingga saat ini, sudah ada ratusan jenis produk yang dihasilkan Precious One.

Hati Ratna makin ayem ketika Precious One bisa menembus pasar luar negeri. Selain Singapura, produk Precious One kini sudah merambah ke AS.

Yang juga melegakan Ratna, hampir dua dekade mengomandoi, kini Precious One turut membantu UMKM (usaha menengah, kecil, dan mikro) disabilitas di berbagai daerah. Semua dilakukan secara independen, tanpa ada pendampingan maupun bantuan biaya dari pemerintah.

Ke depan, mimpi Ratna bersama Precious One masih panjang. ’’Ketika melihat teman disabilitas, tolong jangan bukan hanya berpikir kasihan, tapi juga barengi dengan dukungan agar mereka bisa berkarya,’’ tuturnya. (dee/c17/ttg)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore