
Sumber foto: YouTube Setpres Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati
JawaPos.com - Komisi III DPR RI menyesalkan ketidakhadiran Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi III DPR, Menko Polhukam Mahfud MD dan Kepala PPATK Ivan Yustiavandana. Seharusnya, Sri Mulyani turut hadir untuk membahas transaksi janggal Rp 349 triliun di lingkungan Kemenkeu.
Padahal, kehadiran mantan Direktur World Bank itu penting dalam RDP kali ini, mengingat dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) ratusan triliun itu berada di kementerian yang dipimpinnya.
“Mestinya ya (Menteri Keuangan Sri Mulyani) hadir untuk menjelaskan secara apa yang dia sampein di publik,” kata Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (29/3).
Sahroni mengungkapkan, Sri Mulyani tak hadir karena sedang menjalani kunjungan kerja di Bali. Padahal, rapat ini juga sudah ditunggu oleh khalayak ramai.
Oleh karena itu, Sahroni berharap Menko Polhukam dan PPATK terbuka dalam RDP bersama Komisi III DPR dalam membahas dugaan TPPU Rp 349 triliun tersebut. Sehingga publik dapat menerima utuh informasi terkait transaksi jangggal itu.
“Nah itu yang juga kami mau, keterbukaan ini secara transparan,” tegas Sahroni.
Sementara itu, Menko Polhukam Mahfud MD dan Kepala PPATK Ivan Yustiavandana disebut menghadiri RDP bersama Komisi III DPR RI. Namun, Sahroni mengatakabn bahwa bukan tidak mungkin pihaknya akan kembali memanggil Sri Mulyani untuk mendengar secara resmi argumentasinya terkait transaksi janggal Rp 349 triliun.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
