
Diskusi tentang situasi dan kondisi industri hiburan pada masa pandemi./Abdul Rahman
JawaPos.com - Dunia hiburan tanah air tentu saja ikut terdampak oleh pandemi Covid-19 seperti halnya sejumlah sektor lainnya. Akan tetapi industri ini termasuk yang sangat cepat dalam memulihkan keadaan.
Dino Hamid selaku Chairmain of APMI mengatakan bahwa pertunjukan musik secara kuantitas melonjak tajam setelah aktivitas konser musik atau festival diperbolehkan setelah pandemi mulai mereda.
"Sebelum pandemi festival atau konser musik mungkin sebulan sekali. Tapi setelah pandemi (mereda) bisa tiap minggu selalu ada," kata Dino Hamid dalam sebuah diskusi yang diadakan Eventori di bilangan SCBD, Sudirman Jakarta Selatan, Kamis (2/2).
Namun sayangnya, disaat konser atau festival musik sedang bagus-bagusnya diganderungi banyak orang, terjadi insiden dimana ada penyelenggaraan festival melanggar aturan dengan menjual tiket melampaui batas maksimal dari kapasitas penonton yang diizinkan. Alhasil, acara itu mengakibatkan masalah dan berdampak pada perizinan pertunjukan musik dipersulit.
Dino Hamid mengungkapkan, para penikmat musik seharusnya tidak hanya fokus pada musisi yang akan ditampilkan dalam sebuah festival atau konser musik. Yang juga sangat penting calon penonton seharusnya juga melihat rekam jejak pihak penyelenggara atau promotor.
"Masyarakat perlu juga diedukasi bukan hanya siapa musisi yang akan ditampilkan, tapi juga siapa promotor atau penyelenggaranya," katanya.
Hal itu penting untuk memastikan para penikmat musik tidak kecewa saat menikmati pertunjukan musik. Yang ujung-ujungnya akan bermasalah apabila pihak penyelenggara atau promotor tidak memiliki kemampuan dalam mengelola sebuah acara musik.
Di dunia perfilman, gairah masyarakat untuk menonton film juga sangat tinggi. Marcella Zalianty selaku Chairman of PARFI 56 mengatakan, justru pada masa pandemi industri perfilman melambung sangat tinggi di luar perkiraan, bahkan melampaui rekor yang sudah pernah diraih dalam industri perfilman tanah air.
"Sebelum pandemi film terlaris sepanjang masa jumlah penontonnya sekitar 6 juta-an. Tapi di masa pandemi, ada film Indonesia ada yang ditonton sampai 9 juta-an penonton," beber Marcella Zalianty.
Fakta tersebut menunjukkan bahwa industri hiburan tanah air prospeknya sangat baik ke depan. Menurut Marcella, industri perfilman tanah air akan bisa terus berkembang apabila ditunjang oleh ekosistem yang mendukung.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
