
Lembaga Aksi Cepat Tanggap (ACT) meluncurkan Gerakan Sedekah Pangan Nasional untuk tujuan saling membantu dan membangun peradaban dunia yang lebih baik.
JawaPos.com - Global Wakaf - Aksi Cepat Tanggap (ACT) melakukan Peluncuran Gerakan Sedekah Pangan Nasional. Program ini merupakan salah satu upaya ACT dalam membantu masyarakat agar dapat bangkit dari keterpurukan.
Dewan Pembina ACT Ahyudin menyampaikan bahwa gerakan ini hadir untuk membangkitkan kembali kejayaan Indonesia. Melalui wakaf ini, apabila dilakukan secara berkelanjutan, nis ata hal itu dapat tercapai.
"Hari ini kita luncurkan Gerakan Sedekah Pangan Nasional. Hadirnya gerakan yang kami lakukan, bagian dari spirit membantu dan membangun peradaban dunia yang lebih baik, harus dilakukn seintens mungkin," terang dia di acara Peluncuran Gerakan Sedekah Pangan Nasional, Wakaf Distribution Center (WDC) Gunung Putri, Bogor, Selasa (23/2).
Kata dia, obat yang ampuh untuk semua jenis penyakit, termasuk penyakit bangsa adalah dengan melakukan sedekah. Namun, sayangnya paradigma dari sedekah ini masih kurang, masyarakat menilai bahwa sedekah adalah berbentuk pemberian ala kadarnya.
"Padahal (sedekah) itu adalah peradaban dan itu modal. Kami meyakini sedekah adalah modal membangun peradaban," tambahnya.
Menurutnya, Indonesia yang juga masih dilanda pandemi Covid-19 adalah kesempatan untuk terus bergerak, dalam arti berbagi kebaikan dengan bersedekah. Dengan cara itu, persoalan kelaparan yang juga menjadi salah satu masalah bangsa dapat diatasi.
"Pandemi itu hikmahnya itu bergerak, bukan kaki dan tangan saja. Tapi bagaiamana hati dan nurani ini bergerak, lalu tidak bisa dibendung lagi dan InshaAllah korona malu dengan Indonesia.
Kami ingin sekali insturmen langit ini menjadi solusi atas persoalan apapun. Kenapa pangan, kalau orang tidak punya pangan selesai (terpuruk)," tambahnya.
Kemudian, Presiden Global Wakaf Foundation Imam Akbari menuturkan bahwa WDC sebagai lumbung sedekah juga dapat menjadi ekonomi produktif masyarakat. Dengan begitu, masalah perekonomian perlahan-lahan mulai bangkit.
"Wakaf ini belum dioptimalkan, sejatinya dapat menjadi ekonomi produktif yang seharusnya bisa menjadi solusi untuk problematika kemiskinan yang menjadi masalah laten," tutur dia.
Kemudian, Presiden ACT Ibnu Khajar menjelaskan, gerakan ini telah menyelamatkan ribuan petani, sebab telah berhasil memanfaatkan hasil panen mereka untuk bisa dibagikan kepada semua orang melalui WDC. Nantinya, pihaknya juga akan mengintruksikan di semua cabang provinsi untuk bergerak melaksanakan program tersebut.
"Di semua provinsi diaktifkan WDC, setelah itu 100 cabang ACT diminta menyiapkan gudang di masing-masing cabang, kita tidak mau karena koordinasi pengirimannya jadi lambat. Beras akan didistribusikan di semua provinsi di semua cabang ACT. Lalu beras dan air minum akan dikirimkan di gudang-gudang kita, humanity bikers disiapkan untuk mengirim bantuan. Kita pastikan distribusi ini akan berjalan dengan cepat," tutup dia.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=84glOvUudvY

Prediksi Skor Kanada vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: Alphonso Davies Diragukan Tampil!
Beredar Kabar Komedian Bolot Meninggal Dunia, Begini Faktanya
Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Pembuktian Magis Christian Pulisic
Prediksi Skor Timnas Qatar vs Swiss di Piala Dunia 2026: The Maroons Terancam Gagal Start Sempurna
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Prediksi Duel Seru Korea Selatan vs Ceko, Son Heung-min Jadi Kunci!
Daftar Pemain Amerika Serikat dan Paraguay di Grup D Piala Dunia 2026
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Daftar Pemain Kanada dan Bosnia Herzegovina di Grup B Piala Dunia 2026
