
PERSYARATAN: Sejumlah warga mengantre untuk mendapatkan vaksinasi meningitis di Kantgor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya, Senin (17/10). Di sana warga cukup membayar Rp 305 ribu. (Dipta Wahyu/Jawa Pos)
JawaPos.com – Pemerintah Indonesia akhirnya memutuskan jamaah umrah tidak wajib suntik vaksin meningitis. Keputusan ini dikeluarkan menyikapi kebijakan yang diberlakukan oleh Arab Saudi. Negeri kaya minyak itu menyatakan vaksin meningitis hanya diwajibkan untuk jamaah haji saja.
Keputusan pemerintah itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Kementerian Kesehatan nomor HK.02.02/C.I/9325/2022 tertanggal 11 November 2022. Surat edaran ini dikeluarkan merujuk pada Nota Diplomatik yang dikeluarkan Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta tertanggal 7 November 2022. Kemudian juga merujuk surat dari Kementerian Luar Negeri Nomor 211-1246.
Pada dua rujukan itu disampaikan bahwa vaksinasi meningitis diwajibkan bagi jamaah haji. Sedangkan untuk jamaah umrah tidak diwajibkan. Meski begitu, Kementerian Kesehatan tetap memberikan layanan bagi jamaah umrah yang tetap ingin mendapatkan suntikan vaksin meningitis.
Selain itu, Kementerian Kesehatan juga menugaskan Dinas Kesehatan tingkat provinsi dan kabupaten/kota untuk sosialisasi kepada travel atau penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU). Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmidzi mengatakan kebijakan baru tersebut sudah berjalan di lapangan.
’’Berjalan efektif sejak 11 November 2022,’’ katanya Senin (14/11) malam.
Keputusan pemerintah tidak mewajibkan vaksin meningitis untuk berangkat umrah itu, disambut positif asosiasi travel umrah. Diantaranya disampaikan Ketua Umum Kebersamaan Pengusaha Travel Haji dan Umrah (Bersathu) Wawan Suhada. ’’Ini merupakan angin segar bagi kami para pengusaha di bidang perjalanan umrah,’’ tuturnya.
Menurut Wawan keputusan pemerintah itu menandakan aspirasi mereka selama ini didengar. Dia menegaskan bahwa sejak beberapa waktu terakhir, otoritas Saudi sudah tidak melakukan pengecekan dokumen vaksin meningitis untuk jamaah umrah.
’’Sederet perjalanan dan perjuangan panjang yang sudah kami lakukan, alhamdulillah mendapatkan hasil,’’ katanya.
Meskipun begitu Wawan mengatakan travel tetap sosiasli kepada jemaah soal pentingnya vaksinasi meningitis kepada para jamaahnya. Bahwa suntikan vaksin tersebut, meski tidak diwajibkan, tetap memiliki dampak positif. Yaitu mencegah terjadinya penularan penyakit meningitis.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
