Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 22 Juli 2022 | 22.58 WIB

Ahli ITB: Kadar BPA pada Galon Isi Ulang Jauh di Bawah Ambang Batas

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Sejumlah kalangan berupaya meluruskan narasi bahwa air minum dalam kemasan (AMDK) galon isi ulang berbahaya. Sebab di dalamnya terdapat kandungan Bisfenol A (BPA) yang bermigrasi dari plastik galon isi ulang ke air minumnya.

Ahli kimia sekaligus pakar polimer Institut Teknologi Bandung (ITB) Ahmad Zainal Abidin mengatakan AMDK galon isi ulang berbahan polikarbonat (PC) aman untuk dikonsumsi.

"Hal itu sudah dibuktikan dari hasil penelitian yang dilakukan Sentra Teknologi Polimer (STP) BPPT Serpong," kata Zainal dalam keterangannya Jumat (22/7). Saat ini BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi) sudah melebur ke Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Hasil penelitian dari STP tersebut menyebutkan tidak ada satupun sampek AMDK galon isi ulang mengandung BPA di atas ketentuan maksimum. Jika ada galon isi ulang dengan kadar BPA di atas ketentuan maksimum, baru berdampak pada kesehatan.

Zainal mengatakan, migrasi BPA dari galon isi ulang ke produk air di dalamnya masih seperseratus dari kadar maksimum yang diizinkan. Begitupun dengan sampel galon yang dijemur di sinar matahari. Hasilnya migrasi BPA di galon isi ulang memang lebih tinggi dibandingkan yang tidak terpapar panas matahari. Tetapi masih jauh di bawah batas maksimum yang diizinkan.

Sementara itu Direktur Salemba Institute Edi Humaidi mendesak supaya Presiden Joko Widodo turun tangan untuk menghentikan kegaduhan labelisasi BPA di AMDK galon isi ulang.

"Ada empat instansi yang terlibat untuk urusan ini. Jadi BPOM bukan satu-satunya. Persoalannya, empat instansi tersebut mengusulkan rekomendasi perlunya pengawasan dan penindakan. Bukan seperti kemauan BPOM kasih label di galon," katanya.

Edi menjelaskan, keterlibatan Presiden Joko Widodo tersebut sangat dibutuhkan. Apalagi, banyak politisi di parlemen yang mencurigai adanya dugaan persaingan usaha di balik kebijakan pelabelan BPA di galon isi ulang.

Diantara politisi yang meminta BPOM objektif dalam membuat kebijakan galon tersebut adalah Ribka Tjiptaning. Politisi PDI Perjuangan itu mengkhawatirkan adanya persaingan dagang di balik kebijakan pelabelan BPA di air mineral kemasan galon isi ulang. Karena itu, dia mengingatkan BPOM untuk tidak tergesa-gesa memberlakukan regulasi baru itu. Hilmi Setiawan

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore