
Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri Safrizal Z.A. Kemendagri/Antara
JawaPos.com–Kementerian Dalam Negeri menyampaikan, penyebaran Covid-19 di luar Jawa-Bali menunjukkan tren menurun. Saat ini sudah 131 daerah dengan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 1.
”Luar Jawa-Bali saat ini juga kita lihat kondisinya makin membaik. Jumlah daerah dengan PPKM level 1 sudah meningkat hingga 131 daerah,” kata Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan (Adwil) Kemendagri Safrizal seperti dilansir dari Antara di Jakarta, Selasa (26/4).
Safrizal menjelaskan, jumlah daerah mengalami perubahan yang sangat signifikan jika dibandingkan dengan pengaturan PPKM di luar Jawa-Bali sebelumnya yang diatur melalui Inmendagri Nomor 21 Tahun 2022. Jumlah daerah level 1 mengalami perubahan dari sebelumnya 84 menjadi 131 daerah.
Kenaikan yang sangat tinggi pada daerah dengan level 1 memilik konsekuensi. Baik pada jumlah daerah yang berada di level 2 maupun level 3 yang mengalami penurunan.
Jumlah daerah pada level 2 mengalami penurunan dari yang sebelumnya 259 daerah menjadi 216 daerah, sedangkan level 3 jumlah daerahnya menurun dari 43 daerah menjadi 39 daerah.
”Menjelang berakhirnya Ramadan, kondisi penyebaran Covid-19 di luar Jawa-Bali juga menunjukkan adanya tren menurun,” tutur Safrizal.
Namun, kata dia, seperti halnya pada pelaksanaan PPKM Jawa-Bali yang sudah diperpanjang minggu lalu, PPKM Luar Jawa-Bali juga dilakukan evaluasi melalui Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 23 Tahun 2022 yang akan berlaku mulai 26 April hingga 9 Mei 2022.
Pengaturan pada PPKM di Luar Jawa-Bali kali ini mengatur beberapa hal. Di antaranya perubahan level untuk setiap daerah berdasar cakupan vaksinasi dengan maksud menilai seberapa besar tingkat kekebalan masyarakat yang salah satunya didapat melalui program vaksinasi.
Selain itu, lanjut Safrizal, Inmendagri Nomor 23 Tahun 2022 juga mengatur pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM). Itu berpedoman pada Keputusan Bersama Menteri Pendidikan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri.
Safrizal menyampaikan, pemerintah mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bahu-membahu sukseskan program vaksinasi dengan tujuan utama yaitu keselamatan warga negara dan sebagai upaya keluar dari pandemi Covid-19.
”Atas nama pemerintah juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mensukseskan program vaksinasi ini. Tidak ada tujuan lain selain keselamatan warga negara yang kita prioritaskan,” ucap Safrizal.
Safrizal juga mengingatkan kembali imbauan pemerintah untuk tetap menjaga protokol kesehatan selama melaksanakan Hari Raya Idul Fitri 1443 H/2022 M, agar pengalaman naiknya kasus Covid-19 tahun lalu pasca lebaran tidak kembali terulang.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
