
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bertemu dengan perwakilan UMKM Kelurahan Tambaksari Surabaya. Rafika Yahya/JawaPos.com
JawaPos.com- Perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat membuat sebagian pihak kecewa. Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa merespons kekecewaan itu dengan meminta maaf. Permintaan maaf disampaikan melalui akun Instagram @Khofifah.ip.
Pada akun itu tertulis, Khofifah meminta maaf karena penanganan Covid-19 di Jatim belum memuaskan seluruh masyarakat. Pemerintah Provinsi bersama Forkopimda Jatim dan seluruh pemerintah kabupaten/kota terus berupaya maksimal.
Salah satu upaya yang dilakukan ialah meningkatkan cakupan vaksinasi di Jatim.
Dikonfirmasi terkait hal itu, Khofifah membenarkan pernyataan di akun IG-nya tersebut. Dia mengungkapkan, beragam cara sudah dan akan terus dilakukan pemprov, forkopimda, dan jajarannya. Tujuannya ialah mengendalikan persebaran Covid-19 di Jatim. ”Kami memohon maaf apabila upaya yang dilakukan belum memuaskan masyarakat,” ucapnya.
Khofifah menjadi pejabat kesekian yang menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat. Sebelumnya permintaan maaf serupa disampaikan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan beberapa gubernur lain. Di kalangan menteri, permintaan maaf disampaikan Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan serta Menteri BUMN Erick Thohir.
Sementara itu, Wakil Presiden Ma’ruf Amin menggelar pertemuan virtual dengan seluruh Satgas Covid-19 Provinsi Jatim. Ma’ruf mengatakan, pertemuan itu digelar untuk membahas beberapa isu. Di antaranya, penerapan PPKM darurat, upaya 3T, vaksinasi, dan penyaluran bansos. ’’Terkait pelaksanaan PPKM darurat, saya mengerti kesulitan di Jatim,’’ ucap Ma’ruf dalam arahannya.
Dia lantas mengupas hal-hal penting dalam penanganan pandemi Covid-19 di Jatim. Misalnya, upaya penurunan mobilitas masyarakat. Mengutip data dari Google Community Mobility Report per 16 Juli lalu, Ma’ruf menyebut penurunan mobilitas masyarakat di pusat perbelanjaan dan tempat rekreasi di Jatim masih rendah. ’’Penurunannya belum sejauh DKI Jakarta, Jogjakarta, dan Bali,’’ katanya. Karena itu, dibutuhkan upaya yang lebih baik untuk menekan mobilitas masyarakat di Jatim.
Menurut Ma’ruf, pelaksanaan 3T di Jatim sudah di atas acuan WHO. Namun, positivity rate di Jatim masih jauh. Patokan WHO di angka 5 persen, sedangkan di Jatim masih 39,24 persen. ’’Apa yang perlu dibantu oleh pemerintah pusat. Apakah perlu penambahan tes untuk menurunkan positivity rate,’’ ujarnya.
Ma’ruf menambahkan, BOR di Jatim masih tinggi. Terkait cakupan vaksinasi, dari sasaran 31,8 juta jiwa baru tercapai 8,36 persen. ’’Ini coba dikonfirmasi. Apa hambatan yang masih dihadapi Jatim,’’ tuturnya.
Bansos Jogja
Photo
REFOCUSING ANGGARAN: Gubernur DI Jogjakarta Sri Sultan HB C didampingi Paku Alam X menggelar Sapa Aruh atau menyapa warga secara daring dari Kantor Gubernur DIJ kemarin. (GUNTUR AGA TIRTANA/JAWA POS RADAR JOGJA)
Gubernur Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) Hamengku Buwono X (HB X) berharap masyarakat menyikapi perpanjangan PPKM dengan bijak. Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat itu menilai ada pertimbangan matang atas perpanjangan PPKM. Yang paling utama adalah belum surutnya angka paparan Covid-19 di Jogjakarta. Selain itu, kondisi pusat pelayanan kesehatan yang kewalahan pasca lonjakan kasus Covid-19.
Guna mengimbangi kebijakan PPKM, Pemprov DIJ akan mempercepat kelancaran bantuan sosial dari pemerintah pusat. Mulai bantuan berbentuk uang, sembako, hingga vitamin dan obat-obatan. Pemprov DIJ, lanjut dia, akan melakukan refocusing APBD dan danais. Anggaran bakal dimaksimalkan pada bantuan terdampak pandemi. Ada pula pengadaan perlengkapan dan peralatan kesehatan yang mendesak. ”Diikuti percepatan pelaksanaan vaksinasi agar segera terbentuk imunitas kelompok atau herd immunity,” katanya seperti dilansir Jawa Pos Radar Jogja. HB X meyakini bahwa rakyat Jogjakarta patuh dan taat terhadap kebijakan yang berlaku. Tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Di satu sisi juga paham akan konsekuensi sanksi apabila melakukan pelanggaran.
Baca juga: Turunkan Positivity Rate, Tes-Tracing di Daerah Padat Penduduk
”Mudah-mudahan sapa aruh ini menjadi pambukaning warana, pengoyak tirai, untuk kita mau bersama-sama melakukan introspeksi dan evaluasi. Membawa misi peningkatan kualitas hidup masyarakat. Terutama bagi rakyat kecil yang setiap hari berkutat dengan perjuangan hidup,” ujarnya.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
