Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 22 Maret 2021 | 22.30 WIB

Nilai Bisnis Rp 20 T, Stafsus Wapres Ingatkan Praktik Tipu-Tipu Umrah

JAGA JARAK: Pelaksanaan tawaf dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Layanan visa umrah yang dibuka akhir Oktober lalu saat ini ditutup kembali. (DOKUMENTASI AMPHURRI) - Image

JAGA JARAK: Pelaksanaan tawaf dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Layanan visa umrah yang dibuka akhir Oktober lalu saat ini ditutup kembali. (DOKUMENTASI AMPHURRI)

JawaPos.com - Penyelenggaraan umrah di Indonesia sudah menjadi semacam bisnis. Dalam setahun musim umrah, jamaah dari Indonesia mencapai satu juta orang. Dengan harga minimal biaya umrah Rp 20 juta, dalam satu musim nilai bisnis ini mencapai Rp 20 triliun.

Arif Rahman selaku Staf Khusus Wakil Presiden mengingatkan supaya travel untuk bertanggung jawab. Mengutamakan kepentingan jamaah haji. ’’Jangan sampai ada tipu-tipu atau membohongi jamaah,’’ katanya saat membuka Munas I Afiliasi Mandiri Penyelenggara Umrah dan Haji (AMPUH) di Serpong Senin (22/3).

Apalagi, kata Arif, banyak jamaah umrah itu orang kecil. Misalnya petani dan pedagang kecil. Mereka dengan sabar dan disiplin mengumpulkan uang untuk bisa berangkat umrah atau haji. ’’Saya ingatkan jangan melakukan hal-hal tidak lazim. Seperti umrah murah dan sejenisnya,’’ tuturnya. Sebab selain melanggar hukum dan merugikan jamaah, dosanya juga besar.

Menurutnya Indonesia dengan jumlah Muslim terbesar di dunia, merupakan pasar umrah terbesar. Secara bisnis travel tidak perlu promosi, karena peminat umrah dan haji sangat tinggi. Orang melaksanakan umrah atau haji selain untuk ibadah, juga menghadirkan kebanggaan sendiri. ’’Masyarakat pasti akan menabung untuk bisa umrah atau haji,’’ jelasnya.

Ketua Umum AMPUH Abdul Azis mengakui bahwa mereka mendapat amanah dari Allah untuk menjadi penyelenggara umrah atau haji khusus. ’’Semua ini niat karena Allah,’’ katanya. Untuk itu dia berpesan kepada ratusan travel umrah dan haji khusus anggotanya untuk menjaga amanah tersebut. Harus melayani jamaah sebaik-baiknya.

Dia juga mengatakan yang terpenting adalah keberadaan pembimbing. AMPUH telah melakukan sertifikasi kepada para pembimbing haji maupun umrah. Sehingga jamaah bisa menjadi jamaah umrah atau haji yang mabrur. ’’Saya harap ketika haji dan umrah, menjadikan Rasulullah sebagai teladan umrah dan haji,’’ tegasnya.

Sekjen Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri) M. Farid Aljawi mengatakan jamaah umrah Indonesia terbesar kedua di dunia. ’’Dalam satu musim umrah bisa sampai satu juta orang,’’ katanya. Untuk itu nilai bisa umrah minimal dapat menyentuh angka Rp 20 triliun. ’’Ada gula ada semut,’’ tambahnya.

Dia mengingatkan para pimpinan travel umrah untuk menjaga amanah masyarakat. Dia tidak ingin ada kasus penipuan atau akal-akalan kejahatan umrah atau haji khusus. Dia tidak ingin ada masyarakat menjadi korban kejahatan bermodus umrah. Hilmi Setiawan. (*)

 

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=yyCCfGAxOCQ

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore