Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 16 Agustus 2021 | 22.58 WIB

La Nyalla Tak Setuju Jokowi Disebut Gagal Atasi Pandemi Covid-19

Ketua DPD Terpilih La Nyala Mahmud Mataliyi berpidato usai pengambil Sumpah Pimpinan DPD RI oleh Ketua Mahkamah Agung, Hatta Ali dalam Sidang Paripurna DPD RI di Gedung Nusantara V, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (2/10/2019). Sidang Paripurna D - Image

Ketua DPD Terpilih La Nyala Mahmud Mataliyi berpidato usai pengambil Sumpah Pimpinan DPD RI oleh Ketua Mahkamah Agung, Hatta Ali dalam Sidang Paripurna DPD RI di Gedung Nusantara V, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (2/10/2019). Sidang Paripurna D

JawaPos.com - Ketua DPD RI Aa La Nyalla Mattalitti memberikan apresiasi atas kerja keras pemerintah yang terus menangani pandemi Covid-19 di tanah air.

Menurut La Nyalla saat ini pemerintah sedang menghadapi pekerjaan rumah yang tidak mudah. Sehingga semua pihak perlu mendukung kerja keras pemerintah tersebut.

"Kami memberikan apresiasi atas semua upaya dan langkah yang telah dilakukan Pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19 selama ini," kata La Nyalla dalam sidang tahunan MPR, DPR, DPD di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (16/8/).

La Nyalla menuturkan, penanganan pandemi Covid-19 sangat tidak mudah. Sebab di satu sisi pemerintah harus fokus pada persoalan kesehatan. Namun di satu pihak ada pekerjaan rumah yang sulit pada sektor ekonomi.

Oleh sebab itu, Senator asal Jawa Timur tersebut mengaku tidak sepakat jika ada pendapat yang mengatakan bahwa pemerintah telah gagal menangani pandemi Covid-19 yang terjadi di dalam negeri.

"Oleh karena itu, kami tidak setuju dengan pendapat yang mengatakan bahwa negara telah gagal dalam menangani pandemi ini. Bahwa ada kekurangan, memang harus diakui," katanya.

La Nyalla juga memberi apresiasi atas kerja keras di sektor pemulihan ekonomi easional, di mana Indonesia mampu meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi di tengah pandemi. Memang diakuinya setiap musibah dan bencana, selalu ada hikmah.

Bahkan, ia juga menegaskan, pandemi Covid-19 ini juga memberikan hikmah. Kata dia, hikmah terbesar adalah, sebagai bangsa mengetahui kelemahankelemahan fundamental yang selama ini belum terungkap secara terang benderang.

"Tentu hikmah ini bukan untuk direnungi saja. Tetapi menjadi titik awal pekerjaan besar bangsa ini ke depan," pungkasnya.

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore