Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 6 Juli 2021 | 18.40 WIB

25 Asrama Haji Kini Disiapkan untuk Penanganan Pasien Covid-19

menyampaikan pemaparan saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi VIII DPR, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (31/5/2021). Rapat kerja tersebut membahas tindak lanjut persiapan penyelenggaraan ibadah haji 1442 H dan isu-isu aktual lainnya.  Foto - Image

menyampaikan pemaparan saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi VIII DPR, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (31/5/2021). Rapat kerja tersebut membahas tindak lanjut persiapan penyelenggaraan ibadah haji 1442 H dan isu-isu aktual lainnya. Foto

JawaPos.com - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mempersilakan Rumah Sakit (RS) Haji dan Asrama Haji dimanfaatkan untuk penanganan pasien Covid-19. Sebanyak 25 asrama haji sudah disiapkan untuk penanganan pasien Covid-19.

Ia mengatakan, bahwa tercatat sudah ada 1.054 pasien Covid-19 yang memanfaatkan fasilitas tersebut. "Selain asrama haji, kita juga punya RS Haji, silakan untuk dimanfaatkan sebagai tempat Pasien Covid-19," ujar Yaqut dalam keterangan tertulisnya, Selasa (6/7).

Dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini, menurutnya tidak bisa dilakukan secara sendiri. Oleh karena itu, Kemenag berkolaborasi dengan Kemenkes, Kementerian BUMN, Kementerian PUPR, dan instansi terkait lainnya dalam penanganan Covid-19.

"Asrama Haji Pondok Gede, InsyaAllah bisa dioptimalkan. Ini cukup memadai dengan fasilitas yang ada dan sarana yang akan disupport Pertamedika, Kemenkes, Kementerian PUPR," ujar dia.

Baca Juga: BPOM Sudah Keluarkan Izin Dua Obat Perawatan Covid-19

Adapun, di Asrama Haji Pondok Gede ini, 11 gedung sudah disiapkan untuk penanganan pasien Covid-19. Lima gedung disiapkan sebagai tempat perawatan pasien Covid-19 adalah gedung A, B, C, H, dan D5 dengan 772 bed. Kemudian, satu gedung, yakni Gedung Arafah digunakan untuk perawatan intensif pasien Covid-19 dengan gejala sedang dan berat.

Kemudian empat gedung untuk akomodasi tenaga kesehatan. Empat gedung tersebut adalah gedung D1, D2 dengan 333 bed dan D3, D4 dengan total kapasitas mencapai 365 bed. Adapun, Kemenag juga telah bekerjasama dengan Pertamedika untuk meningkatkan fungsi gedung ini sebagai RS Darurat dengan kapasitas 138 bed untuk pasien.

"Kemenag dengan Pertamedika juga akan menyiapkan gedung D1 dan D2 sebagai tempat nakes dengan kapasitas 333 bed. Sementara gedung E, dengan kapasitas 160 bed, disiapkan sebagai cadangan," tandasnya.

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore