
Sebuah video ramai di medsos soal tidak takut korona. (Capture)
JawaPos.com - Sebuah video viral di media sosial (medsos). Diduga lokasinya di salah satu restoran di Kota Padang, Sumatera Barat. Di dalam video tersebut terdapat seorang ibu mengeluarkan ujaran mengandung provokasi yang mengatakan di Kota Padang tidak ada lockdown dan tidak takut virus korona.
Video itu sangat kontras sekali dengan kondisi penularan covid-19 saat ini yang terus meroket penambahan kasusnya. Apalagi per Minggu (4/7) jumlah penambahan kasus positif mencapai 27.233. Dari jumlah itu kasus penambahan dari Sumatera Barat mencapai 435.
Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu membenarkan video tersebut terjadi di Kota Padang. Dia menduga video itu direkam pada Sabtu (3/7) dan mulai viral sejak Minggu pagi.
"Si Ibu itu lagi kita buru. Ujarannya sangat provokatif," ungkap Kombes Pol Satake Bayu kepada JawaPos.com, Minggu (4/7).
Satake Bayu menyebut pihak restoran sudah diperiksa sebagai saksi. Namun, terkait dugaan jenis pelanggaran dan sanksi terhadap video itu Satake Bayu belum bisa memastikan. Apakah masuknya pelanggaran perda, tipiring, atau lainnya. "Kini kita fokus mengejar si ibu itu karena ujarannya mengandung provokasi," sebutnya.
Selain viral di whatsapp, video yang berdurasi 1 menit 5 detik itu juga diunggah dalam akun @Lambe_Turah. Di dalam video itu si ibu berkata, "Saya lagi di Padang. Makan di restoran Bebek Sawah. Rame. Tidak ada jaga jarak. Kok kita di Jakarta pada panik semua."
"Terus saja lawan. Pemerintahan zolim."
Resto tersebut beralamat di Jalan Patimura, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang.
Sejumlah warga di Kota Padang mengakui bahwa di sana warganya tidak begitu patuh prokes dan memikirkan covid-19. Bahkan acara resepsi pernikahan tetap digelar. Jumlah tamu tidak dibatasi. Tamu tidak bermasker pun tidak menjadi persoalan.
"Di sini pesta nikah ramai aja," ujar Beni Chandra, 41, warga Kota Padang kepada JawaPos.com.
Aatas fenomena ini, Wali Kota Padang Hendra Septa belum memberikan komentar. Saat dihubungi JawaPos.com Hendra Septa tidak merespon. Pesan singkat pun tidak dijawab.
Respon serupa juga dilakukan Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah dan Kepala Dinas Kominfo Sumbar Jasman Rizal. Keduanya tidak merespons panggilan telepon dari JawaPos.com.
Lihat postingan ini di Instagram

Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 MenitÂ
Sesi Foto Bersama di Pemakaman Komedian Temon Terbelah Jadi 2 Kubu
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Kompak Turun, Berikut Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina hingga Shell
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
Daftar Pemain Cedera Prancis vs Spanyol di Piala Dunia 2026: Les Bleus Terancam Krisis Lini Tengah!
MA Kekurangan 1.600 Hakim, Lulusan Fakultas Hukum Ditawari Gaji Rp 50 Juta Per Bulan
Prediksi Skor Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: Lionel Messi Cs Dijagokan Singkirkan Three Lions dan Lolos ke Final
