
Busyro Muqoddas. (Dipta Wahyu/Jawa Pos)
JawaPos.com - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM), Najih Prastiyo menyayangkan pernyataan Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin dalam unggahan Instagram milik pribadinya. Ali menyatakan, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Busyro Muqoddas itu berotak sungsang dan tidak cocok menjadi pimpinan di Muhammadiyah.
Unggahan Ali Ngabalin itu sekaligus mengomentari pernyataan Busryo Muqoddas yang belakangan ini melontarkan kritik tajam terkait, 75 pegawai KPK yang tidak lolos menjadi aparatur sipil negara (ASN).
"Sangat menyayangkan seorang tokoh publik dan pemerintahan seperti Ali Ngabalin, ternyata gagal dalam hal komunikasi publik. Beliau rasanya mengalami kebingungan dalam menempatkan peran di ruang privat dan ruang publik," kata Najih dalam keterangannya, Sabtu (15/5).
Baca Juga: Busyro Sebut KPK Era Firli Diwarnai Kekacauan dan Kebijakan Absurd
Najih meyakini, apa yang dilakukan oleh Busyro Muqoddas merupakan bentuk tanggung jawab terhadap amanah yang sedang di emban di persyarikatan Muhammadiyah. Sehingga perihal kritik adalah suatu hal yang wajar.
"Apa yang disampaikan pak Busyro saya yakin adalah bentuk amanah. Namun sekalipun memberikan kritik, Pak Busyro tetap memilih diksi yang tidak menyerang fisik maupun menyakiti secara personal," tegas Najih.
Najih melanjutkan, Ali Ngabalin sebagai warga negara dalam memberikan kritik pun diberikan ruang yang sangat terbuka. Namun kebebasan dan keleluasan tersebut menjadikannya bebas untuk mengeluarkan diksi yang niretika dan tidak beradab.
"Boleh mengkritik dan tidak suka, tapi dalam penyampaiannya juga perlu disampaikan dengan etika komunikasi, terutama pemilihan diksi yang mendidik," sesal Najih.
Najih meragukan pernyataan Ali Ngabalin yang selama ini mengaku dirinya sebagai bagian dari keluarga besar Muhammadiyah. Menurutnya, kejadian yang terjadi saat ini membuktikan bahwa apa yang dilakukan Ali Ngabalin hanya merupakan klaim semata.
Ali Ngabalin dinilai gagal mempraktikkan Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah yang santun dan beretika.
"Kalau selama ini Ngabalin mengaku sebagai warga Muhammadiyah, seharusnya dia tahu adab kepada orang tua. Apalagi beliau adalah ayahanda. Mungkin belum paham isi PHIWM", pungkas Najih.
Dalam unggahan di akun Instagram pada Kamis (13/5) lalu, Ali Ngabalin mengungkapkan Busyro Muqoddas tidak layak menjadi Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Dalam pernyataan itu, Ali Ngabalin juga mengunggah tangkapan layar sebuah berita berjudul 'Ketua Muhammadiyah: KPK Tamat di Tangan Presiden Jokowi'.
"Otak-otak sungsang seperti Busyro Muqoddas ini merugikan persyarikatan. Muhammadiyah sebagai organisasi dakwah dan pendidikan ummat yang kuat dan berwibawa, kenapa harus tercemar oleh manusia prejudice seperti ini, cocoknya mas Busyro membuat LSM antikorupsi atau masuk parpol sekalian. Rasanya anda tidak cocok menjadi Pimpinan Muhammadiyah," ungkap Ngabalin.

Prediksi Skor Kanada vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: Alphonso Davies Diragukan Tampil!
Beredar Kabar Komedian Bolot Meninggal Dunia, Begini Faktanya
Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Pembuktian Magis Christian Pulisic
Prediksi Skor Timnas Qatar vs Swiss di Piala Dunia 2026: The Maroons Terancam Gagal Start Sempurna
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Prediksi Duel Seru Korea Selatan vs Ceko, Son Heung-min Jadi Kunci!
Daftar Pemain Amerika Serikat dan Paraguay di Grup D Piala Dunia 2026
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Daftar Pemain Kanada dan Bosnia Herzegovina di Grup B Piala Dunia 2026
