
Kapal Selam KRI Nanggala-402 saat di pangkalan Ujung, Surabaya pada 2012. Pada Rabu (21/4), kapal selam buatan Jerman itu dikabarkan menghilang di Utara Bali. (Dite Surendra/Jawa Pos)
JawaPos.com - Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen TNI Achmad Riad menyebut, komunikasi terakhir dengan KRI Nanggala-402 terjadi saat hendak penembakan torpedo. Saat itu, kapal berada kurang lebih 60 mil di Utara perairan Bali.
Riad mengatakan, KRI Nanggala-402 mulai menyelam pukul 03.46 WIB. 14 menit berselang KRI Nanggala-402 sudah meminta untuk peluncuran torpedo dalam rangka latihan penembakan.
"Jadi peluncuran torpedo nomor 8 yang merupakan komunikasi terakhir dengan KRI nanggala pada pukul 04.25, saat komandan gugus tugas latihan akan memberikan otoritasi penembakan torpedo," kata Riad di Lapangan Udara (Lanud) Ngurah Rai, Bali, Kamis (22/4).
Baca Juga: Masih dalam Pencarian, Kondisi 53 ABK KRI Nanggala-402 Belum Diketahui
Sebelum otorisasi penembakan diberikan, komunikasi dengan KRI Nanggala-402 terputus. Saat ini upaya pencarian masih berlangsung di lokasi penemuan tumpahan minyak.
"Dan pihak TNI AL sudah mengerahkan berbagai KRI untuk membantu pencarian dan untuk memastikan keadaan yang sebenarnya dari KRI Nanggala," jelas Riad.
Sebelumnya, kapal selam KRI Nanggala-402 hilang kontak di perairan dekat Bali pada Rabu (21/4) sekitar pukul 03.00 WIB. KRI Nanggala-402 diketahui satu dari lima kapal selam yang dimiliki angkatan bersenjata Indonesia.
TNI AL memastikan jika KRI Nanggala-402 dalam keadaan layak menyelam. Kapal membawa 53 orang. Terdiri dari 49 ABK, 1 Komandan Satuan, dan 3 personel Arsenal.
KRI Nanggala-402 ini awalnya hendak mengikuti latihan penembakan di laut Bali, pada Kamis (22/4) besok. Insiden hilang kontak ini diduga terjadi saat KRI Nanggala sedang melakukan gladi resik.
Sebagai informasi, KRI Nanggala-402 merupakan salah satu kapal selam dari lima kapal selam yang dimiliki Indonesia. Kapal ini diproduksi perushaan Jerman pada 1979. Dan dibeli oleh Indonesia pada 1981.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=1fe9lXAHacs&t=18s

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
