
Jozeph Paul Zhang. (Youtube Jozeph Paul Zhang)
JawaPos.com - Tersangka kasus penistaan agama Jozeph Paul Zhang menyampaikan alasannya mengaku nabi ke-26 setelah Nabi Muhammad SAW. Dia menyebut, pernyataan itu berani disampaikan karena dirinya berada di luar wilayah Indonesia.
Sebab pengakuan Jozeph sebagai nabi ke-26 itu banyak mendapat kecaman. Seperti dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) hingga Kementerian Agama (Kemenag).
"Kalau saya di dalam (wilayah Indonesia) ngomong sudah diciduk. Di depan sudah intel nongkrongin, bagus intel, FPI nongkrongin, bagus intel palingan dicokok gini saja, kalau FPI dibakar rumahnya pak, itu kan fakta teman-teman yang dicokok Daud Ali, Saifudin Ibrahim banyak yang dimasukin," kata Jozeph saat berbincang dengan JawaPos.com, Rabu (21/4).
Baca Juga: Jozeph Paul Zhang: Eropa Lebih Pancasila dari Indonesia
Jozeph menyampaikan, pengakuan sebagai nabi tidak ada larangan dalam Undang-Undang. Karena itu, dia menyebut setiap orang berhak dirinya mengaku sebagai nabi.
"Saya boleh-boleh saja mengaku nabi ke 26, 27, 28, 29 suka-suka saya. Semua orang boleh saja mengaku menjadi nabi, emang ada larangan menjadi nabi, kayaknya belum ada Undang-Undang larangan menjadi nabi," cetus Jozeph.
Sebelumnya, Jozeph Paul Zhang mencuri perhatian publik karena pernyataannya yang dipandang menista agama Islam. Youtuber tersebut mengaku nabi ke-26 setelah Nabi Muhammad SAW.
Adapun video tersebut berdurasi sangat panjang, yakni tiga jam lebih. Selain mengaku nabi ke-26, Jozeph Paul Zhang bahkan menghina Nabi Muhammad.
“Yang bisa laporin gua ke polisi, gua kasih uang lo. Yang bisa laporin gua penistaan agama, nih gua nih nabi ke-26. Kalau Anda bisa laporan atas penistaan agama, gua kasih loh satu laporan Rp 1 juta, maksimum 5 laporan supaya jangan bilang gua ngibul kan. Jadi kan Rp 5 juta, di wilayah Polres berbeda,” sebagaimana pernyataan Jozeph Paul Zhang dalam akun Youtube.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=QqxiIN9pJMM
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao: Duel Tim Papan Tengah LaLiga Berpotensi Berlangsung Ketat
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022