Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 1 April 2021 | 18.42 WIB

Tambah Kapasitas Produksi Vaksin, Bio Farma Gunakan Fasilitas Baru

Petugas medis menyiapkan vaksin untuk disuntikan ke Karyawan dan pemilik toko di Tangcity Mall  saat digelarnya Vaksinisasi gelombang II Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 digelar Dinas Kesehatan Kota Tangerang di Ballroom Novotel Tangerang, pada Senin,(1/3/2 - Image

Petugas medis menyiapkan vaksin untuk disuntikan ke Karyawan dan pemilik toko di Tangcity Mall saat digelarnya Vaksinisasi gelombang II Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 digelar Dinas Kesehatan Kota Tangerang di Ballroom Novotel Tangerang, pada Senin,(1/3/2

JawaPos.com - PT Bio Farma (Persero) menyampaikan, sebanyak 20,5 juta dosis vaksin Covid-19 sudah didistribusikan ke seluruh provinsi di Indonesia. Vaksin tersebut adalah Sinovac (CoronaVac) dan AstraZeneca, serta vaksin yang diproduksi oleh Bio Farma dengan bahan baku atau bulk dari Sinovac.

Sekretaris Perusahaan Bio Farma, Bambang Heriyanto mengungkapkan, total vaksin yang sudah diterima Indonesia sampai saat ini adalah 3 juta dosis dari Sinovac; 1,11 juta dosis AstraZeneca dari Covax/Gavi; dan 53,5 juta dosis bulk dari Sinovac.

“Total bulk yang sudah kami terima adalah sejumlah 53,5 juta dosis, yang kami terima dalam 4 kali kedatangan, dan sudah kami proses produksi sejak 13 Januari 2021 lalu. Diperkirakan menjadi sekitar 42 juta dosis, dan per 30 Maret sudah kami produksi sejumlah 26 juta dosis,” ujarnya, Kamis (1/4).

Ia memaparkan, dalam upaya membantu memenuhi kebutuhan program vaksinasi pemerintah, pihaknya tengah melakukan usaha percepatan dan penambahan kapasitas produksi vaksin Covid-19 dengan menggunakan fasilitas produksi gedung no. 43 yang baru saja mendapatkan sertifikasi CPOB dari BPOM.

“Mulai 30 Maret sudah bisa digunakan untuk produksi, di mana produksi sebelumnya hanya bisa dilakukan di fasilitas produksi gedung no. 21,” ucapnya.

Bambang menambahkan, dengan demikian pada bulan April 2021, diperkirakan stok vaksin bisa bertambah menjadi 11,9 juta dosis, dari jumlah sebelumnya yang hanya 7,9 juta dosis. Namun peningkatan kapasitas produksi ini juga masih tergantung pada supply bulk vaksin yang akan datang.

Sebagai informasi, bulk Sinovac yang akan datang sampai Juli 2021 adalah sebanyak 140 juta dosis yang pengirimannya akan dilakukan secara bertahap. Dalam waktu dekat, akan datang sekitar 30 juta dosis bulk pada bulan Apri 2021 yang tentunya akan segera diproses untuk menambah stok vaksin berikutnya.

Editor: Banu Adikara
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore