
dpr ri
JawaPos.com - KPK Firli Bahuri menyebut bahwa saat ini, ada tiga dari tujuh orang yang masuk dalam DPO KPK yang tengah berada di luar negeri. Hal itu diungkapkannya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi III DPR RI Kamsi kemarin (11/3),
Terkait pernyataan Ketua KPK tersebut, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menyampaikan masukannya. Menurut Sahroni KPK perlu meningkatkan kerjasamanya dengan berbagai institusi demi menemukan lokasi para buron tersebut.
’’Berkaitan dengan masih adanya DPO yang tak kunjung ditemukan bahkan tidak diketahui keberadaannya di negara mana, saya rasa ada beberapa hal yang perlu dilakukan KPK, di antaranya adalah dengan meningkatkan kerja sama dengan lembaga negara lain dalam upaya pencarian, karena ini sudah lintas negara, jadi juga perlu kerja sama lintas institusi, seperti dengan kepolisian, juga Kemenkumham,’’ ujar Sahroni kepada wartawan, Jumat (12/3).
Politikus Partai Nasdem ini juga menyebut bahwa upaya pencarian para DPO ini perlu ditingkatkan, agar kasus yang tengah diusut di tanah air dapat segera menemukan titik terang.
’’Penyelesaian kasus yang tengah diusut di Tanah Air juga sebenarnya sangat erat hubungannya dengan ditemukannya para DPO ini. Jadi kalau cepat ditemukan kan bisa segera dilimpahkan kasusnya ke pengadilan dan segera diputuskan, jadi publik juga tidak perlu lama menunggu,’’ katanya.
Sahroni juga menegaskan bahwa jika memang para DPO ini sudah ditemukan nantinya, maka KPK juga perlu segera berkordinasi dengan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) untuk cepat melakukan ekstradisi ke Indonesia.
’’Dalam hal ini, KPK juga perlu meningkatkan kerjasama dengan Kemenkumham terkait upaya pencarian DPO di negara lain, di mana jika DPO tersebut ditemukan, Kemenkumham dapat dengan cepat melakukan ekstradisi ke Indonesia. Jadi memang sinerginya penting sekali di sini. Yok Pak Firli bisa yok,’’ ucapnya.
Sebelumnya, Ketua KPK Firli Bahuri menyatakan dari tujuh orang DPO tersebut setidaknya berdasarkan informasi yang didapatkan tiga orang berada di luar negeri. ’’Terkait dengan DPO. Dari tujuh itu kami pastikan kalau tiga orang itu ada di luar, karena memiliki permanent resident di sana,’’ ujar Firli.
Sementara empat orang buronan lainnya, Firli mengaku lembaga yang ia pimpin tidak mengetahui keberadaanya. ’’Kami tidak bisa memastikan apakah masih di Indonesia atau di luar negeri,’’ ungkapnya.
Namun demikian, Firli memastikan bahwa tujuh orang buronan tersebut masih dalam keadaan hidup. Sebab sampai saat ini belum ada laporan tujuh orang tersebut sudah meninggal dunia. (*)
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=2qsd9wF7WvE

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
