
Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah tiba di Gedung KPK Jakarta, Sabtu pagi (27/2/2021). KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah pada Sabtu (27/2/2021) dini hari di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel,
JawaPos.com - Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Tsamara Amany pernah mengunggah tulisan di aku Twitter miliknya memuji Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah sebagai salah satu tokoh anti-korupsi. Namun saat ini, Nurdin Abdullah diduga terlibat dalam praktik korupsi. Sehingga terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Menanggapi hal tersebut, Tsamara Amany mengatakan dirinya tidak tahu kalau pada akhirnya Nurdin Abdullah harus berurusan dengan KPK lantaran dugaan korupsi.
"Siapa yang bisa prediksi di masa depan bahwa akan ada OTT KPK," ujar Tsamara kepada JawaPos.com, Sabtu (27/2).
Tsamara mengatakan, waktu itu Nurdin adalah salah satu kepala daerah yang berprestasi. Karena dianugerahi Bung Hatta Anti-Corruption Award (BHACA) pada 2017 lalu.
"Tweet saya itu tidak mengherankan beliau mendapatkan Bung Hatta Anti-Corruption Award. Salah satu kepala daerah berprestasi. Saya hanya bisa melihat yang sudah terjadi saja waktu itu," katanya.
Namun demikian, Tsamara mendukung penuh langkah KPK untuk melakukan penindakan. Saat ini dirinya juga masih menunggu keterangan resmi dari KPK mengenai status Nurdin Abdullah.
"Saya masih tunggu keterangan resmi KPK. Tapi kalau memang terbukti terlibat saya dukung 100 persen KPK," ungkapnya.
Adapun, Tsamara dalam akun Twitter miliknya @TsamaraDKI pada Januari 2018 silam pernah memuji Nurdin Abdullah sebagi kepala daerah berprestasi dengan mendapatkan penghargaan anti-korupsi.
"Ini cagub kita di Sulsel. Pak Nurdin Abdullah. Tokoh anti-korupsi. Nggak sabar lihat Sulsel dibikin keren sama Pak Nurdin," tulis Tsamara.
"Terima Kasih Pak sudah beri semangat ke bro dan sis @psi_id. Salam solidaritas," tambahnya.
Untuk diketahui, Nurdin Abdullah disebut-sebut terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK. Dia telah tiba di Gedung KPK. Beredar informasi uang senilai Rp 1 miliar telah juga diamankan oleh lembaga antirasuh ini.
Lembaga yang dikapalai oleh Firli Bahuri sampai saat ini masih melakukan pemeriksaan terhadap Nurdin Abdullah. Berikut juga dengan tujuh orang lainnya yang diduga ikut terlibat dalam praktik korupsi.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Unjuk Gigi!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
Hasil Piala Presiden: Persebaya Surabaya vs Arema FC 1-0, Yuran Fernandes Gacor!
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Misi Berat Macan Kemayoran!
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Pelapor Diintimidasi Pihak Malik Bawazier Usai Laporkan Kasus Perzinaan
Iran Buka Suara usai Pidato Prabowo, Tegaskan Tak Pernah dan Tak Akan Miliki Senjata Nuklir
