
Habib Luthfi Bin Yahya. (Dok. Jawa Pos)
JawaPos.com - Masyarakat merespons soal masuknya Habib Luthfi bin Yahya ke dalam lingkungan Kementerian Agama (Kemenag). Masyarakat beranggapan bahwa Habib Luthfi diangkat secara sah menjadi penasihat di Kemenag.
Hal tersebut pun ditanggapi, Staf Khusus Menag Kevin Haikal menjelaskan, Habib Luthfi bin Yahya memang dijadikan sebagai penasihat. Tapi bukan mengangkatnya sebagai pejabat struktural.
"Menag menjadikan Habib Luthfi sebagai penasihatnya. Jadi bukan mengangkat, sekali lagi, bukan mengangkat layaknya pejabat struktural sehingga tidak berpotensi rangkap jabatan. Karena tentu kami paham posisi beliau sebagai seorang anggota Wantimpres," terang dia dalam keterangan resminya, Minggu (20/12).
Baca Juga: Menteri Agama Fachrul Razi Jadikan Habib Luthfi sebagai Penasihat
Kevin menambahkan, Menag tentu mempunyai alasan menjadikan Habib Luthfi sebagai penasihat. Dia mengungkapkan bahwa Menag sendiri memiliki kedekatan serta hubungan baik dengan Habib Luthfi.
Selain itu, Habib Luthfi juga dikenal memiliki kedalaman ilmu agama dan nasionalisme kuat. Jadi, dengan masuknya Habib Luthfi diharapkan bisa meningkatkan kinerja Kemenag.
"Nasihat Habib Luthfi sangat dibutuhkan di tengah upaya Menag meningkatkan kualitas kehidupan dan kerukunan umat beragama," tutup dia.
Sebagai informasi, Habib Luthfi adalah Rais ‘Aam Idaroh Aliyah Jam'iyyah Ahlith Thariqah Al Mu'tabarah An Nahdliyyah (JATMAN) periode 2017 - 2022. Habib Luthfi saat ini juga dipercaya Presiden Joko Widodo sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) masa jabatan 2019-2024.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=DOZC592WGjg

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
