
Photo
JawaPos.com - Sabtu, (22/8), tak lama setelah adzan Maghrib berkumandang, warga di sekitaran Blok M dan Kebayoran Baru, Jakarta, dihebohkan dengan kebakaran besar yang terjadi di gedung Kejaksaan Agung.
Kebakaran besar yang terjadi mengundang perhatian masyarakat sebab peristiwa yang terjadi di Jl. Hasanuddin Dalam itu merupakan Gedung tempat Jaksa Agung ST Burhanuddi berkantor. Empat puluh mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api yang melalap bangunan bertingkat itu. Api baru bisa dipadamkan setelah dilakukan kerja keras selama 11 jam.
Kebakaran yang terjadi di Gedung Kejaksaan Agung tidak hanya membuat ludes apa yang ada di dalam gedung namun juga hangusnya arsip dan data yang penting.
“Kami turut prihatin atas musibah kebakaran yang terjadi di Gedung Kejaksaan Agung," ujar Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid.
Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu merasa aneh sebab gedung sekapasitas Kejaksaan Agung tidak memiliki alat deteksi dini atau, early warning system kebakaran yang canggih. Dari sini dirinya menyebut apa yang terjadi di Kejaksaan Agung bisa dijadikan pelajaran bagi kantor dan gedung pemerintahan yang lain untuk memiliki dan mengaktifkan alat deteksi dini terhadap berbagai bencana.
“Kami berharap agar peristiwa seperti itu tidak terulang,” tegasnya.
Saat kebakaran masih terjadi dan setelah api berhasil dipadamkan, berbagai spekulasi dan komentar terhadap kebakaran ramai di media sosial. Mereka menyampaikan pendapat dengan masing-masing dugaan. Agar berbagai spekulasi tidak membias ke mana-mana, Jazilul Fawaid meminta aparat Kepolisian segera mengungkap peristiwa itu.
“Agar tidak terjebak pada spekulasi dan berita hoaks. Pihak Kejagung dan Kepolisian diharapkan segera menjelaskan ke publik penyebab kebakaran,” tutur pria asal Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur yang biasa disapa Gus Jazil itu.
Menurut Gus Jazil, kebakaran yang terjadi memunculkan spekulasi dan pendapat yang beragam sebab yang terjadi di gedung yang memiliki berbagai catatan, arsip, dokumen, serta berkas perkara yang terkait dalam masalah penegakan hukum dan pemberantasan korupsi dalam skala besar dan penting.
Kebakaran yang terjadi menurutnya harus dijadikan pemacu bagi Kejaksaan Agung untuk mempercepat kasus yang ditangani termasuk keterlibatan aparat jaksa.
“Bila tidak segera dituntaskan akan muncul spekulasi terjadi 'kebakaran berencana' di Kejaksaan Agung,” ungkapnya.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Ekuador vs Jerman di Piala Dunia 2026: Der Panzer Kejar Rekor Sempurna di Fase Grup
