Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 7 Maret 2020 | 19.44 WIB

Turunkan Harga Amunisi, Kemenhan: Pindad Harus Modernisasi Mesin

Sakti Wahyu Trenggono - Image

Sakti Wahyu Trenggono

JawaPos.com - Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) RI, Sakti Wahyu Trenggono melakukan kunjugan kerja ke fasilitas Divisi Amunisi PT Pindad (Persero) du Turen, Malang, Jawa Timur. Dalam kegiatan kali ini, dia meminta agar Pidad segera memodernisasi mesin-mesin produksi amunisi.

“Pindad harus melakukan modernisasi fasilitas yang dimilikinya di Divisi Munisi agar bisa meningkatkan kapasitas produksi dan menurunkan harga satu peluru,” kata Trenggono di Turen, Malang, Jumat (6/3).

Dia menjelaskan, jika Pindad mampu melakukan modernisasi fasilitasnya dengan menerapkan otomatisasi dan integrasi akan membuat biaya produksi amunisi lebih murah. Secara otomatis, harga jual menjadi lebih terjangkau.

"Sekarang harga jual peluru sekitar Rp 4.200 per butir, jika mesin produksi di modernisasi, maka akan terjadi penurunan biaya karena lebih efisien. Mesin produksi yang ada saat ini adalah mesin tahun 60-an, jadi sudah sangat tua," imbuhnya.

Photo

Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) RI, Sakti Wahyu Trenggono melakukan kunjugan kerja ke fasilitas Divisi Amunisi PT Pindad (Persero) du Turen, Malang, Jawa Timur. (Dok Kemenhan)

Sementara itu, Direktur Utama PT Pindad Abraham Mose mengatakan, perusahaannya sudah berencana meningkatkan kapasitas produksi Munisi Kaliber Kecil (MKK), Munisi Kaliber Besar (MKB) atau menengah, Roket/Rudal dan lain-lain. Hal ini untuk menunjang Program pemerintah dalam rangka mendorong kemampuan industri lokal, menuju kemandirian Alpalhankam.

“Harapan Pindad agar dukungan penuh dari Kementerian Pertahanan ini segera terlaksana terhadap penambahan kapasitas produksi, serta peningkatan kualitas produksi Pindad untuk mendukung kemandirian Alpalhankam,” sambung Abraham.

Dalam kunjungannya, Trenggono beserta rombongan mengunjungi berbagai fasilitas produksi Divisi Munisi Pindad yang memiliki luas 166 hektare. Di sana terdapat fasilitas produksi MKK, MKB atau menengah dan fasilitas pengembangan serta laboratorium uji munisi.

Trenggoni dalam kunjungan tersebut didampingi Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenhan Laksda TNI Agus Setiadji, Dirjen Renhan Marsekal Muda TNI Dody Tri Sunu, Kabaranahan Mayor Jenderal TNI Budi Prijono, Direktur Utama Pindad, Abraham Mose beserta jajaran Direksi.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore