
Pengunjung memakai jas hujan menunggu pergantian tahun di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Selasa (31/12).FOTO:MIFTAHULHAYAT/JAWA POS
JawaPos.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca kurang baik dalam sepekan ke depan. Ada curah hujan dengan intensitas lebat disertai kilat berpotensi terjadi di berbagai wilayah di Indonesia. Potensi hujan lebat akan terjadi di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) selama 17-19 Januari 2020.
Tak hanya Jabodetabek, pada rentang hari yang sama, curah hujan intensitas lebat juga diprediksi akan terjadi di wilayah Sumatera Barat, Jambi, Bengkulu, Bangka Belitung, Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Barat, dan Jawa Tengah. Kemudian wilayah lainnya Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Papua.
Sementara itu, pada 20-23 Januari 2020 akan terjadi di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kep. Riau, Jambi, Bengkulu, Bangka, Belitung, Sumatera Selatan, Lampung. Termasuk DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Papua.
Peta Prakiraan Berbasis Dampak Hujan Lebat di Indonesia ini perlu diwaspadai adanya potensi banjir maupun longsor untuk tiga hari ke depan pada 17-19 Januari 2020. Wilayahnya meliputi Sumatera Barat (siaga), Sumatera Selatan (siaga), Jambi (siaga), Bengkulu (siaga), Jawa Barat (Siaga), Aceh (Waspada), Sumatera Utara (Waspada), Lampung (Waspada), Jawa Tengah (Waspada), Jawa Timur (Waspada), dan Sulawesi Selatan (Waspada).
"Masyarakat diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin," kata Deputi Meteorologi BMKG, Mulyono R Prabowo dalam keterangannya, Sabtu (18/1).
Potensi hujan lebat yang bakal mengguyur berbagai wilayah di Indonesia ini, kata Mulyono, karena sirkulasi siklonik di sekitar Selat Karimata yang saat ini masih teridentifikasi aktif. Hal ini menyebabkan terbentuknya pola konvergensi serta belokan angin yang dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sebagian wilayah Indonesia bagian barat.
"Masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi, juga diimbau agar selalu meningkatkan kewaspadaan," pungkasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
