Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 17 Oktober 2019 | 22.50 WIB

Bekas Pimpinan KPK Sayangkan Narasi Jokowi yang Janji Terbitkan Perppu

Aksi mahasiswa yang berujung ricuh di kawasan kompleks Parlemen, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (24/9).(Miftahulhayat/Jawa Pos) - Image

Aksi mahasiswa yang berujung ricuh di kawasan kompleks Parlemen, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (24/9).(Miftahulhayat/Jawa Pos)

JawaPos.com - Mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto menyesalkan narasi pertimbangan penerbitan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) yang pernah dilontarkan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Namun, BW menyebut pegawai KPK tak putus asa meski tengah diserang dari berbagai sisi.

"Presiden Jokowi boleh saja hanya berjanji terbitkan Perppu dan juga mengingkari serta mengabaikan kehormatan 40 orang lebih publik prominent persons yang mendesak tuntutan agar dikeluarkan Perppu. Bisa saja, kekuasaan dan koalisi partai penguasa tengah bersuka cita serta Presiden hanya senyam-senyum ketika ditagih janjinya," kata pria yang akrab disapa BW dalam keterangannya, Kamis (17/10).

BW menyebut, pada Selasa (16/10) malam, beberapa jam sebelum revisi UU KPK memperoleh legitimasi, para pegawai KPK berkumpul dan menegaskan tekad terus nyalakan nyali untuk hidupkan asa sekecil apapun itu. Tak ada keluh kesah dari pegawai KPK.

Terlebih adanya demo ratusan ribu mahasiswa di berbagai wilayah, hingga lima nyawa harus melayang. Namun ribuan luka dan pedih yang ditanggung para mahasiswa akibat kekerasan yang dilakukan petugas keamanan ketika mahasiswa meneriakan keberpihakan pada KPK.

"Insan KPK sangat menyadari, kendati usianya baru 17 tahun tapi fakta sejarah membuktikan, mereka telah terus menjaga integritas dan kehormatan untuk kepentingan kemaslahatan," terang BW.

Bahkan KPK menjadi satu-satunya lembaga negara di Indonesia yang berulangkali dijegal dan dijagal oleh penguasa pemerintahan sendiri. Hal ini dilakukan agar KPK tak punya lagi eksistensi.

"Kendati KPK resmi dihabisi di era Presiden Jokowi, kinerja KPK diyakini masih terus berjalan," pungkasnya.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore