Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 8 Oktober 2019 | 00.18 WIB

Buzzer Belum Tentu Didominasi Bot

Ilustrasi: Massifnya penggunaan media sosial, banyak masyarakat berlomba-lomba membuat konten viral. /Jpc - Image

Ilustrasi: Massifnya penggunaan media sosial, banyak masyarakat berlomba-lomba membuat konten viral. /Jpc

JawaPos.com – Fenomena buzzer di Indonesia belakangan menjadi sorotan. Terutama setelah Facebook bersih-bersih sejumlah akun bermasalah. Publik menduga sebagian akun itu adalah bot atau sistem komputer yang diprogram untuk bekerja secara otomatis di media sosial.

Namun, pakar teknologi informasi (TI) Indonesia menilai bahwa akun manusia lebih dominan jika dibandingkan dengan bot. Pakar TI Abimanyu Wahyu Hidayat menjelaskan, 80 persen akun bot seperti yang dilaporkan Oxford Internet Institute belum pasti sesuai dengan kondisi di lapangan.

’’Sebetulnya, akun-akun itu tidak murni bot, tetapi ada manusia di belakangnya. Sebab, bot tidak mungkin menghasilkan broadcast dengan kata-kata yang begitu komprehensif,’’ jelas Abimanyu kemarin (6/10).

Alih-alih bot yang memproduksi informasi sendiri, akun-akun pendengung (buzzer) diduga bekerja dengan sistem ’’if this, then that’’. Yang dimaksud adalah suatu informasi yang sudah diatur penyebarannya ketika masuk ke salah satu platform atau yang biasa disebut layanan berbasis media sosial.

’’Kalau memasukkan informasi itu ke Facebook, akan langsung tersebar ke Instagram, Twitter, dan sebagainya,’’ ungkapnya.

Media sosial menjadi sasaran empuk. Sebab, dari situ bisa diketahui data-data pengguna.

Sementara itu, soal keputusan Facebook bersih-bersih akun, Abimanyu menilainya sebagai langkah untuk mengantisipasi dampak buruk bagi Facebook sendiri. Mereka bisa dicap sebagai platform sumber hoaks yang akan menurunkan kepercayaan pengguna serta para stakeholder.

Selain itu, penyebaran hoaks oleh pendengung sangat merugikan Facebook dari segi jaringan. ’’Informasi menumpuk begitu cepat sehingga tidak efektif. Buat Facebook, ini merugikan karena space-nya terbuang sia-sia.’’

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore