
NORMAL: Mapolsek Astanaanyar tetap beroperasi meski Kapolsek dan beberapa anggotanya diamankan Polda Jabar. TERSANGKA: Yuni Purwanti Kusuma Dewi (TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG-INSTAGRAM)
JawaPos.com – Pemeriksaan terhadap Kapolsek Astanaanyar Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi dan 11 anggota Polri yang diduga mengonsumsi sabu-sabu terus bergulir. Kemarin Kapolda Jawa Barat (Jabar) Irjen Ahmad Dofiri menegaskan bahwa perempuan kelahiran Porong, Sidoarjo, itu telah dicopot dari jabatannya. Dia bahkan terancam dipecat dan dijerat dengan pasal pidana.
"Kemarin sudah dilakukan pencopotan dari jabatannya sebagai Kapolsek, selanjutnya bersama-sama dengan anggota lain yang terlibat kita terus melakukan pendalaman dan pemeriksaan," ungkap Irjen Ahmad Dofiri di Mapolrestabes Kota Bandung, Kamis (18/2).
Sebagaimana diberitakan, Kompol Yuni dan 11 anggota Polri diamankan Propam Polda Jabar.
Mereka diduga terlibat penyalahgunaan sabu-sabu. Berdasar hasil tes urine, Kompol Yuni dan sebagian anggota Polri dinyatakan positif mengonsumsi sabu-sabu.
Kapolda menegaskan, kasus itu berawal dari satu anggota polisi yang diindikasi menyalahgunakan narkoba. Kemudian, tim Propam Polda Jabar melakukan penelusuran. Saat itulah, Kompol Yuni dan 11 anggota Polri diamankan. Dofiri mengatakan, jika hasil pemeriksaan membuktikan mereka bersalah, sanksi pemecatan atau pidana akan diterapkan. ’’Ada dua pilihannya, dipecat atau dipidanakan. Bisa juga dua-duanya, tergantung kesalahannya nanti ya, kita lihat,” tegasnya. Dofiri mengatakan, kasus itu sangat penting untuk dijadikan pelajaran bagi anggota Polri yang lain. Dengan begitu, kasus semacam itu tak berulang.
Sementara itu, Polrestabes Bandung kemarin melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke tiga polsek. Yakni, Polsek Bandung Wetan, Polsek Sumur Bandung, dan Polsek Regol. Dalam sidak tersebut, Kapolsek dan anggotanya dites urine. Hasilnya, tidak ada yang positif menggunakan narkoba.
Komjen Agus Andrianto Jadi Kabareskrim
Jajaran petinggi Polri berganti. Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang menjadi Kapolri membuat posisi Kabareskrim kosong. Kini posisi tersebut resmi terisi dengan terpilihnya Komjen Agus Andrianto. Selain Kabareskrim, pergeseran terjadi di posisi Kapolda Papua, Sumut, Sulawesi Utara, dan Lampung.
Sesuai dengan telegram ST/318/II/KEP/2021 tertanggal 18 Februari 2021, Komjen Agus Andrianto menjadi Kabareskrim meninggalkan posisi Kabaharkam. Posisi itu diisi Komjen Arief Sulistyano.
Selanjutnya, jabatan Kalemdiklat yang ditinggalkan Komjen Arief diisi Komjen Rycko Amelza Dahniel. Posisi Kabaintelkam lalu diisi oleh Irjen Paulus Waterpauw yang sebelumnya menjabat Kapolda Papua. Sedangkan kursi Kapolda Papua diduduki Brigjen Mathius D. Fakhiri yang sebelumnya menjabat Wakapolda Papua.
Selain itu, Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Martuani Sormin dimutasi menjadi Koorsahli Kapolri. Posisinya digantikan oleh Irjen Panca Putra. Posisi Kapolda Sulut yang ditinggalkan Irjen Panca Putra diisi oleh Irjen Nana Sujana. Lalu, Kapolda Lampung Irjen Purwadi Arianto digeser untuk penugasan luar struktur Polri dan posisinya digantikan Irjen Hendro Sugianto. Bukan hanya itu, posisi Wakabareskrim juga digeser. Irjen Wahyu Hadiningrat menjadi Asrena Kapolri dan posisi Wakabareskrim diemban Brigjen Syahardiantono.
Baca juga: Polri Diminta Telusuri Bandar dan Sumber Narkoba Kompol Yuni
Terpilihnya Komjen Agus Andrianto menjadi Kabareskrim sebenarnya terbilang pulang ke habitat. Sebab, Komjen Agus memiliki pengalaman mumpuni di Bareskrim. Dia pernah menjabat direktur tindak pidana umum (Dirtipidum). Bahkan, saat menjadi Dirtipidum, Komjen Agus mampu menangani kasus menonjol yang mengakibatkan demonstrasi masal. Yakni, kasus penistaan agama yang melibatkan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. ’’Ini tour of duty biasa saja di lingkungan Polri,’’ ujar Kadivhumas Polri Irjen Argo Yuwono.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=EB6SP55aXUQ

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
