
Jemaah haji diduga membentangkan spanduk bertuliskan #2019GantiPresiden.
JawaPos.com - Beredar sebuah foto di dunia maya yang memperlihatkan sejumlah jemaah haji asal Indonesia membentangkan spanduk #2019GantiPresiden di Tanah Suci. Dalam unggahan tersebut terdapat dua foto sekelompok orang berpakaian haji membentangkan spanduk #2019 Ganti Presiden. Selain spanduk, dalam salah satu foto terlihat seorang laki-laki mengenakan kaus dengan tulisan yang sama.
Belum diketahui jamaah haji mana yang berani membentangkan spanduk tersebut. Namun, dalam caption foto itu, dijelaskan jamaah haji itu asal Kabupaten Majalengka.
"Ini merupakan foto rombongan haji Majalengka. Saat jamaah tiba di lokasi tujuan ziarah di Jabal Uhud, Madinah Al Munawarah, Saudi Arabia." Demikian isi caption foto yang tersebar di Facebook tersebut.
Namun, Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kabupaten Majalengka Kiki Basuki mengatakan bahwa rombongan jamaah haji asal daerahnya masih di Mekah bukan di Madinah.
Menanggapi hal tersebut, anggota Komisioner Bawaslu Ratna Dewi Pettalolo menyaranka persoalan tersebut ke Bawaslu Jawa Barat. "Silakan konfirmasi ke Bawaslu Jabar," kata Dewi seperti dikutip JPNN.com (Jawa Pos Group), Jumat (17/8).
Sedangkan salah satu Komisioner Bawaslu Jabar Abdullah Dahlan, meminta kepada seluruh elemen masyarakat tetap menjaga suasana iklim kondusif di tengah masyarakat. Terlebih jemaah haji seharusnya fokus dalam melaksanakan ritual ibadah kepada Allah Swt.
"Memang itu ada hak konstitusional warga, namun alangkah eloknya agar tetap menjaga suasana kondusif dan tidak mencampurkan adukan urusan ibadah dengan isu politik," tutur dia.
Sementara itu, Ketua Presidium Jaringan Aktivis Reformasi Indonesia 98 (Jari 98) Willy Prakarsa menyayangkan sikap sekelompok orang jamaah yang membentangkan spanduk #2019GantiPresiden di Tanah Suci. Padahal kawasan yang seharusnya sebagai tempat untuk berdoa kepada Allâh Subhanahu wa Ta'ala, malah dimanfaatkan untuk melakukan kegiatan politik.
”Kita sangat sayangkan musim Haji tahun 2018 ini jadi pelesiran, di Tanah Suci dijadikan ajang selfie #2019GantiPresiden, sangat memprihatikan" kata Willy.
Willy pun mempertanyakan di mana moralitas sekelompok orang yang melakukan hal tersebut. Lantaran sangat berani di Tanah Haram yang semestinya bebas dari kepentingan politik di manfaatkan untuk memuaskan hasrat politik.
Di sisi lain akibat mengetahui adanya hal tersebut Willy yang sebenarnya ingin menunaikan ibadah haji padahal Rabu15 Agustus 2018 mengunakan Pesawat Saudi Arabia terpaksa membatalkan lantaran merasa malu bila setibanya disana melihat perilaku politik sekelompok orang tersebut.
"Harusnya saya menunaikan ibadah haji, kemudian saya batalkan dan itu bisa di chek ke Bandara Soetta. Ril dan Fakta apa adanya," pungkas dia.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
