Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 27 April 2026 | 01.30 WIB

Cuaca Panas dan Udara Kering di Tanah Suci, PPIH Surabaya Imbau Jamaah Haji Pakai Masker

Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, As’adul Anam mengimbau jamaah calon haji untuk memakai masker di tengah udara kering Arab Saudi, Minggu (26/4). (Novia Herawati/ JawaPos.com) - Image

Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, As’adul Anam mengimbau jamaah calon haji untuk memakai masker di tengah udara kering Arab Saudi, Minggu (26/4). (Novia Herawati/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Cuaca ekstrem di Arab Saudi menjadi ancaman serius bagi jamaah calon haji asal Indonesia. Suhu tinggi dan udara kering membuat tubuh rentan dehidrasi dalam waktu singkat. 

Kondisi ini menjadi perhatian khusus Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya, seiring pemberangkatan ratusan jamaah dari Jawa Timur ke Tanah Suci secara bertahap. 

Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Kanwil Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Jawa Timur, As’adul Anam mengimbau jamaah calon haji asal Indonesia khususnya Surabaya agar mempersiapkan kondisi fisik secara optimal sebelum berangkat.

“Karena kalau pakai masker udara yang di hirup kan semakin lembap, ya, jadi kami anjurkan untuk pakai masker (selama menjalani ibadah haji di Arab Saudi)," imbuh laki-laki berkacamata tersebut.

Meski begitu, As'adul memastikan kondisi cuaca di Arab Saudi usai musim dingin masih tergolong dapat ditoleransi oleh jemaah Indonesia, dengan suhu di Tanah Suci berkisar antara 25 hingga 35 derajat celsius.

"Kondisi iklim di Arab Saudi itu berbeda jauh, kalau di kita (Indonesia) itu sangat lembab, kalau di sana sangat kering. Kita minta memakai masker untuk melembabkan, cenderung jamaah haji kita batuk karena udara kering," imbuhnya.

As'adul juga mengimbau jemaah untuk rutin minum air putih guna mencegah dehidrasi, serta menjaga pola makan, khususnya bagi lansia atau mereka yang memiliki riwayat penyakit tertentu.

Sebagai informasi pada musim haji 2026, Embarkasi Surabaya melayani pemberangkatan 43.977 jamaah calon haji, terdiri dari 43.513 jamaah dan 464 petugas kloter, serta terbagi dalam 116 kloter. 

Lebih lanjut sebagai salah satu embarkasi terpadat di Indonesia, Embarkasi Surabaya juga tidak hanya melayani keberangkatan jemaah dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur, tetapi juga dari Provinsi Bali dan Nusa Tenggara Timur. 

Adapun hingga Minggu sore (26/4), PPIH Embarkasi Surabaya telah memberangkatkan 6.075 jamaah yang tergabung dalam 16 kloter ke Tanah Suci, terdiri dari 2.921 laki-laki dan 3.154 perempuan.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore