Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 26 Juni 2018 | 23.20 WIB

Bahaya! Ada Obat Batuk Disalahgunakan Jadi Narkotika

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Obat medis belakangan marak disalahgunakan menjadi narkotika. Tak hanya pil paracetamol, cafein, dan carisoprodol (PCC), namun baru-baru ini, sebuah obat batuk digunakan sejumlah anak-anak untuk mendapat efek memabukkan seperti menggunakan narkotika. 


Hal itu diungkap Deputi Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional (BNN) Diah Setia Utami. "Salah satu merk obat batuk, kan dia ada rasa yang membuat kayak melayang seperti orang mabuk, itu saja harus lebih dari lima sachet," katanya di Gedung BNN, Jakarta, Selasa (26/6)


Diah menyebut dari penelusuran BNN, sudah banyak anak-anak di luar kota besar yang menyalahgunakan obat batuk tersebut sebagai narkotika. Kebanyakan mereka yang tinggal di wilayah timur Indonesia. 


"Untuk kota besar yang kita ketahui banyak muncul kasus ini yakni di Makassar dan Manado," imbuhnya. 


Sementara, BNN sendiri telah berkoordinasi dengan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) terkait menyikapi obat batuk yang bisa menimbulkan efek mabuk bisa meminumnya terlalu banyak dalam eaktu bersamaan itu. "Kita sudah kerja sama dengan Badan POM karena wewenang medical precursor ada di mereka," jelasnya. 


Soal apakah peredaran obat batuk itu akan ditarik dari pasaran, Diah mengatakan belum ada keputusan karena kasus ini hanya ditemui di beberapa wilayah. "Belum ada dari BPOM karena dilihat pada areal tertentu, mungkin kalau sudah nasional baru (ditarik)," pungkasnya. 

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore