
Ketua Umum Partai Berkarya Mayjen TNI (Purn) Muchdi Purwoprandjono menerima cindera mata usai menyerahkan dokumen pendaftaran parpol peserta pemilu kepada Ketua KPU Hasyim Asy
JawaPos.com - Partai Berkarya yang dipimpin Muchdi Purwoprandjono akan menggugat Komisi Pemilihan Umum (KPU) ke Bawaslu. Gugatan ini terkait gugurnya Partai Berkarya di tahapan pendaftaran partai politik calon peserta Pemilu 2024.
Tidak lolosnya Partai Berkarya pada tahapan pendaftaran di KPU karena tidak memenuhi kelengkapan dokumen yang dipersyaratkan. Sehingga tidak dilanjutkan ke tahap verifikasi administrasi dan verifikasi faktual.
"Kita akan gugat KPU ke Bawaslu, segera, dalam Minggu ini," kata Sekjen Partai Berkarya Badaruddin Andi Picunang kepada wartawan, Kamis (18/8).
Andi mengakui, pihaknya tidak menggunakan waktu yang diberikan KPU untuk segera menyertakan dokumen pendaftaran parpol peserta Pemilu. Namun, ini tidak terlepas dari dinamika internal Partai Berkarya yang tidak berhenti.
"Masih ada upaya untuk bisa menerima pendaftaran melalui cara menggugat KPU lewat Bawaslu. Tipis harapan tapi kita coba saja," ucap Andi.
Andi mengatakan, pada Pemilu 2019, Partai Berkarya lolos sebagai peserta pemilu juga sempat menggugat KPU karena dinyatakan tidak lolos tahapan verifikasi administrasi. Saat itu, Bawaslu mengabulkan gugatan Partai Berkarya sehingga akhirnya lolos tahapan verifikasi administrasi dan langsung ke tahapan verifikasi faktual.
"Kalau saat ini, baru daftar sudah gugur tapi kita coba, semoga dapat kesempatan untuk lanjut proses verifikasi administrasi. Walaupun sudah banyak pengurus daerah yang sudah down/kecewa dan lompat partai lain," pungkas Andi.
Selain Berkarya, terdapat 15 parpol yang dokumennya tidak lengkap pada tahapan pendaftaran calon peserta Pemilu 2024. Ke-15 parpol itu yakni, Partai Demokrasi Republik Indonesia, Partai Kedaulatan Rakyat (PKR), Partai Indonesia Bangkit Bersatu (Partai IBU), Partai Pelita, Partai Karya Republik (Pakar), Partai Pemersatu Bangsa (PPB), Partai Bhinneka Indonesia (PBI), Partai Pandu Bangsa, Partai Pergerakan Kebangkitan Desa (Perkasa), Partai Negeri Daulat Indonesia atau (Pandai), Partai Masyumi, Partai Damai Kasih Bangsa (PDKB), Partai Kongres, Partai Kedaulatan serta Partai Reformasi.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
