
SIAP BERKOMPETISI: Tri Rismaharini (depan, tengah) bersama perwakilan warga yang siap bertanding dalam Surabaya Green and Clean 2017. Kompetisi kampung bersih dan sehat itu sudah berjalan 13 tahun.
JawaPos.com – Sudah 13 tahun kompetisi Surabaya Green and Clean diadakan Pemkot Surabaya dan Jawa Pos. Kali ini, kompetisi kampung bersih dan hijau itu diharapkan tak sekadar ritual tahunan. Harus anyar. Harus bernilai guna secara ekonomi untuk masyarakat.
Itulah yang dipesankan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat peluncuran Surabaya Green and Clean (SGC) 2017 Minggu (20/8) di Aula Sawunggaling Pemkot Surabaya.
Secara tegas, Risma, sapaan wali kota, berharap kebangkitan bank sampah sebagai salah satu sumber ekonomi warga Surabaya. Sebab, manfaatnya sangat banyak. Hasil tabungan sampah bisa digunakan untuk membantu pemasukan warga. ”Hasilnya akan dibagikan saat Lebaran atau saat kenaikan anak sekolah,” ujarnya.
Bank sampah juga bisa dikembangkan lebih jauh menjadi koperasi. Dana yang ada bisa diputar untuk menyediakan barang-barang kebutuhan warga.
Dalam perjalanan panjangnya, Surabaya Green and Clean sudah melalui berbagai tema. Mulai pemilahan sampah, kerajinan daur ulang, pembuatan kompos skala rumah tangga, tanaman obat keluarga, hingga tata kehidupan warga yang lebih sehat.
Nah, kali ini, tema yang dikejar adalah eco-friendly living. Atau kehidupan yang ramah lingkungan dan ekonomis. Misalnya, dengan menghadirkan lingkungan bersih yang sehat dan mandiri. Terutama pengolahan limbah dan perencanaan sanitasi rumah tangga. Dampaknya harus lebih nyata.
Risma berharap kompetisi tahun ini bisa lebih meriah. Harus ada korelasi nyata antara lingkungan dan manfaat bagi warga. Yakni, dalam hal ekonomi. ”Warga Surabaya sudah lebih advance (maju, Red) dibanding dengan tahun sebelumnya,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Pemimpin Redaksi Jawa Pos Nanang Prianto menyatakan bahwa SGC adalah perhelatan antara Pemkot Surabaya dan Jawa Pos yang paling lama dan konsisten. ”Event ini juga diadopsi oleh kota lain bersama media-media Jawa Pos Group,” kata Nanang.
Tahun ini, Surabaya Green and Clean adalah buah kerja sama Pemkot Surabaya, Jawa Pos, dan PT Mataram Paint (EMCO). Total hadiah yang diperebutkan adalah Rp 777,5 juta.
Peserta akan dibagi menjadi empat kategori. Yakni, pemula, berkembang, maju, dan jawara. Pendaftaran mulai dibuka pada 22 Agustus hingga 5 September. Ayo segera bersiap-siap...!
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Mengulik Penyebab Rans Carnival Diboikot, Deklarasi Mahasewa hingga Share Revenue UMKM 20 Persen
5 Cara Menemukan Jodoh Bagi Orang Introvert Yang Tidak Suka Bersosialisasi
Profil AKBP Netty Rosdiana, Istri Jenderal Polisi yang Pernah Sindir Seskab Teddy 'Lupa Daratan'
Matheus Lagoa Segera Bela Persebaya Surabaya, Cedera Betis Pulih, 30 Gol Jadi Modal
Prediksi Skor Garudayaksa vs PSS Sleman: Sama-Sama Terluka, Duel Pakansari Rawan Berakhir Imbang
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Prediksi Skor Garudayaksa FC vs PSS Sleman: Kejutan atau Deja vu Final Championship Musim Lalu
Sains Ungkap 7 Keunggulan Orang Tua Introvert yang Sering Dikira Pendiam
Prediksi Skor Lecce vs Genoa: Giallorossi Bidik Tiga Poin, Tren Kemenangan Tamu Terancam
5 Pekerjaan Terbaik untuk Introvert, Pilihan Karir yang Sesuai dengan Kelebihan Diri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022