
Aksi mahasiswa yang berujung ricuh di kawasan kompleks Parlemen, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (24/9).(Miftahulhayat/Jawa Pos)
JawaPos.com - Mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto menyesalkan narasi pertimbangan penerbitan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) yang pernah dilontarkan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Namun, BW menyebut pegawai KPK tak putus asa meski tengah diserang dari berbagai sisi.
"Presiden Jokowi boleh saja hanya berjanji terbitkan Perppu dan juga mengingkari serta mengabaikan kehormatan 40 orang lebih publik prominent persons yang mendesak tuntutan agar dikeluarkan Perppu. Bisa saja, kekuasaan dan koalisi partai penguasa tengah bersuka cita serta Presiden hanya senyam-senyum ketika ditagih janjinya," kata pria yang akrab disapa BW dalam keterangannya, Kamis (17/10).
BW menyebut, pada Selasa (16/10) malam, beberapa jam sebelum revisi UU KPK memperoleh legitimasi, para pegawai KPK berkumpul dan menegaskan tekad terus nyalakan nyali untuk hidupkan asa sekecil apapun itu. Tak ada keluh kesah dari pegawai KPK.
Terlebih adanya demo ratusan ribu mahasiswa di berbagai wilayah, hingga lima nyawa harus melayang. Namun ribuan luka dan pedih yang ditanggung para mahasiswa akibat kekerasan yang dilakukan petugas keamanan ketika mahasiswa meneriakan keberpihakan pada KPK.
"Insan KPK sangat menyadari, kendati usianya baru 17 tahun tapi fakta sejarah membuktikan, mereka telah terus menjaga integritas dan kehormatan untuk kepentingan kemaslahatan," terang BW.
Bahkan KPK menjadi satu-satunya lembaga negara di Indonesia yang berulangkali dijegal dan dijagal oleh penguasa pemerintahan sendiri. Hal ini dilakukan agar KPK tak punya lagi eksistensi.
"Kendati KPK resmi dihabisi di era Presiden Jokowi, kinerja KPK diyakini masih terus berjalan," pungkasnya.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
