
Ilustrasi panitia mendata sejumlah santri Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor yang akan kembali ke kampus di Ponorogo. Asep Fathulrahman/Antara
JawaPos.com - Kasus Covid-19 di pondok pesantren Gontor 2, Ponorogo, Jawa Timur terus bertambah. Kamis (16/7) dinyatakan ada 15 santri yang positif Covid-19. Kementerian Agama (Kemenag) menyebut penanganan wabah di Gontor sudah baik.
Dirjen Bimas Islam Kemenag Kamaruddin Amin menuturkan sudah ada koordinasi yang baik antara Pemprov Jawa Timur, Kanwil Kemenag Jawa Timur, beserta gugus tugas penanganan Covid-19 setempat dan gugus tugas di pesantren Gontor. ’’Kita berdoa supaya tidak lagi bertambah,’’ katanya Kamis (16/7) malam.
Kamaruddin juga mengatakan tidak ada instruksi dari Kemenag supaya Gontor 2 memulangkan santrinya. Sebab kalaupun dilakukan pemulangan, bisa berpotensi membawa virus untuk lingkungan tempat tinggal para santri itu. Dia mengatakan penanganan sudah baik, seperti dilakukan pembatasan akses secara ketat atau lockdown.
Terkait banyaknya santri Gontor 2 yang terjangkit Covid-19 itu, Kamaruddin mengatakan bisa menjadi pelajaran untuk pesantren lainnya. Bahwa meskipun sudah menerapkan protokol dengan ketat, masih saja bisa kecolongan. Untuk itu pesantren harus semakin tetat dalam menjalankan protokol kesehatan.
Kamaruddin juga menjelaskan soal dana bantuan untuk pesantren yang mencapai Rp 2,3 triliun. Dia mengatakan dana tersebut sudah masuk ke anggaran Kemenag. Tinggal pencairan saja. Dia berharap dalam waktu dekat dana bantuan operasional pendidikan (BOP) untuk pesantren itu bisa segera dicairkan.
Untuk pesantren kategori kecil mendapatkan Rp 25 juta/tahun. Sedangkan pesantren kategori sedang dijatah Rp 40 juta/tahun. Lalu pesantren kategori besar mendapatkan Rp 50 juta/tahun. Kamaruddin berharap ketika dana itu sudah cair, bisa digunakan untuk operasional pesantren. Khususnya terkait penanganan dan penerapan protokol Covid-19.
Juru Bicara Satgas Covid-19 Gontor M. Adib Fuadi Nuriz membenarkan bahwa ada penambahan kasus Covid-19 di Gontor 2. Dia menceritakan setelah dilakukan rapid test kepada lebih dari 1.300 orang santri, ada beberapa santri yang reaktif. Kemudian untuk santri yang reaktif dilakukan test swab sehingga bisa dipastikan apakah ada yang positif atau negatif.
’’Hari ini (kemarin, Red) ada 15 santri positif Covid-19 yang kita berangkatkan ke RS Lapangan Indrapura Surabaya,’’ katanya. Dia menjelaskan saat ini total santri yang positif dan dalam perawatan di Surabaya ada 23 orang santri.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=W8FebjrnM00
https://www.youtube.com/watch?v=Uz1ypfMAb_c
https://www.youtube.com/watch?v=WdXxerlZVos
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Pengurus NU Laporkan Dugaan Politik Uang Muktamar ke KPK, Uang Rp 40 Juta Dikembalikan
Prediksi Skor Persik Kediri vs Madura United: Laskar Sape Kerap Punya Kans Menang di Brawijaya!
Jokowi Temui Prabowo saat Sidang Putusan Gibran, Ajudan Ungkap Isi Pertemuan
Prediksi Skor Persipura vs RANS Nusantara: Produktivitas Gol Jadi Pembeda
Prediksi Skor Malaga vs Espanyol: Los Periquitos Bidik Poin, Tuan Rumah Terpuruk
Fraksi PKB Usulkan Pembentukan Pansus Tindak Lanjuti Putusan MK soal Ijazah Gibran
Prediksi Skor JDT vs Svay Rieng di ACC Cup: Harimau Selatan Diunggulkan Menang
Prediksi Lion City Sailors vs CAHN di ACC: Adu Kuat Tuan Rumah dengan Wakil Vietnam
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Alfa Penyintas Stroke Jalan Kaki 21 KM Dengan Rute Garuda

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022