
Petugas memeriksa kantung jenazah berisi potongan tubuh korban pesawat Sriwijaya Air PK-CLC yang jatuh di perairan Pulau Seribu di Dermaga JICT, Jakarta, Senin (11/1/2021). Temuan tersebut kemudian dibawa ke RS Polri untuk di identifikasi. Foto: Dery Ridw
JawaPos.com - Tim search and rescue (SAR) berhasil mengumpulkan 308 kantong jenazah pada hari kesembilan proses evakuasi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 rute Jakarta-Pontianak. Terdapat penambahan 10 kantong janazah dan empat kantong kecil serpihan pesawat Boeing 737-500, yang diangkat dari perairan Kepulauan Seribu.
"Sehingga total untuk operasi SAR Sriwijaya Air SJ-182 hari ini adalah 308 kantong jenazah, serpihan kecil pesawat 58 kantong, potongan besar pesawat 54 bagian, FDR satu unit dan bagian dari CVR," kata Kepala Basarnas, Bagus Puruhito di Dermaga JICT II, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (17/1).
Bagus menuturkan, tim SAR telah menemukan bagian luar black box cockpit voice recorder (CVR) yang terlepas dari bagian utamanya. Namun bagian penting yang berisi data percakapan penerbangan belum berhasil ditemukan.
"Jadi yang ditemukan adalah bagian dari CVR unit yang disebut adalah CVR electronic unit yang berfungsi untuk menangkap data percakapan atau suara yang ada di cockpit. Itu yang sudah ditemukan, yang belum ditemukan adalah yang kita sebut Crash Survivable Memory Unit yang berisi data percakapan atau suara di cockpit," ungkap Bagus.
Oleh karena itu, Bagus memastikan proses evakuasi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air di perairan Kepulauan Seribu hingga Senin (18/1) besok tetap akan dilakukan. Personel gabungan tetap dikerahkan mencari korban hingga data CVR yang belum ditemukan.
"Keterlibatan masih tetap sama. Besok kita juga masih melaksanakan operasi pencarian di lokasi dengan tim dan metoda yang sama," tegas Bagus.
Terpisah, tim DVI Polri berhasil mengidentifikasi 29 korban Sriwijaya Air SJ-182. Puluhan korban berhasil diidentifikasi menggunakan DNA dan sidik jari.
Baca juga: Bertambah 7 Orang, Sudah 24 Penumpang Sriwijaya Air Teridentifikasi
"Sampai saat ini dari 62 korban, berhasil diidentifikasi 29 korban. Kita tim tetap bekerja, mudah-mudahan ke depan masih mampu lagi mengidentifikasi korban-korban yang belum teridentifikasi. Sehingga tim dapat memberikan kepastian kepada pihak keluarga," tandas Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Rusdi Hartono di RS Polri Kramat Jati, Minggu (17/1).
Berdasarkan data manifest, pesawat Sriwijaya Air yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu membawa 62 orang terdiri atas 50 penumpang dan 12 orang kru. Dari jumlah tersebut, 40 orang dewasa, tujuh anak-anak, tiga bayi. Sedangkan 12 kru terdiri atas, enam kru aktif dan enam kru ekstra.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://youtu.be/IA76DecvU9s

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
