Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 29 Maret 2026 | 03.03 WIB

Dua Remaja Belasan Tahun Terseret Ombak di Pangandaran, Satu Ditemukan Tim SAR Meninggal Dunia

Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) gabungan menemukan seorang pelajar dalam kondisi meninggal dunia yang sebelumnya hilang karena terseret arus ombak. (ANTARA) - Image

Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) gabungan menemukan seorang pelajar dalam kondisi meninggal dunia yang sebelumnya hilang karena terseret arus ombak. (ANTARA)

JawaPos.com - Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) gabungan menemukan seorang pelajar dalam kondisi meninggal dunia yang sebelumnya hilang karena terseret arus ombak saat bermain di Pantai Timur Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

"Ditemukan sekitar 500 meter dari 'last known position' dalam kondisi meninggal dunia, selanjutnya Tim SAR gabungan segera melakukan proses evakuasi," kata Komandan Tim Rescue Pos SAR Pangandaran, Edwin, Sabtu (28/3).

Ia menuturkan, korban bernama Muhamad Luthfi Padilah, 14, dilaporkan hilang terseret ombak saat bermain bersama temannya di Pantai Timur Pangandaran, Kecamatan Pangandaran, Jumat (27/3) pagi.

Selanjutnya Tim SAR gabungan, kata Edwin, melakukan pencarian terhadap korban yang akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar 500 meter dari lokasi awal korban terseret ombak, Jumat (27/3) malam.

"Korban berhasil dievakuasi dan dibawa ke rumah duka," katanya.

Sebelumnya, peristiwa itu bermula ketika dua korban dan satu lagi saksi temannya sedang berenang di sekitar tembok pemecah gelombang laut di Pantai Timur.

Tiba-tiba korban Muhamad Luthfi Padilah, dan temannya Muhamad Harian Azam, 15, terseret ombak ke tengah laut, satu orang saksi berupaya memberikan pertolongan, namun kuatnya arus dan hantaman ombak menyebabkan korban terlepas.

Saksi hanya berhasil menyelamatkan Azam ke tepi pantai, sedangkan Luthfi terbawa arus ombak dan hilang, selanjutnya saksi melaporkan kejadian tersebut, dan Tim SAR gabungan melakukan pencarian.

Setelah ditemukan korban selanjutnya Operasi SAR dihentikan dan seluruh unsur yang terlibat dalam pencarian korban tersebut dikembalikan ke satuannya masing-masing.

Operasi SAR tersebut melibatkan berbagai unsur, antara lain Basarnas, Pos SAR Pangandaran, Satpolairud Polres Pangandaran, Pos TNI AL, SAR Barakuda, serta Pangandaran Dive Club dengan total puluhan personel.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore