
Pelepasan kapal kemanusian, KMP Drajat Paciran, yang membawa 520 ton bantuan logistik dan 85 relawan menuju Palu, Sulawesi Tengah, Senin (15/10).
JawaPos.com - Pengiriman pangan dan logistik untuk korban bencana di Sulawesi Tengah terus dikerahkan baik lewat darat, udara, dan laut. Para relawan dari berbagai daerah juga diberangkatkan oleh pemerintah daerah se-Indonesia serta lembaga-lembaga kemanusiaan.
Melalui jalur laut, KMP Drajat Paciran, kapal yang didapuk sebagai Kapal Kemanusiaan tahap dua untuk Palu, Sigi, dan Donggala diberangkatkan dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (15/10). Sebelumnya, kapal pernah berlayar dari Surabaya menuju Palu pada 8 Oktober 2018 lalu.
“Jadi hari ini pemberangkatan kedua sebenarnya kemarin yang pertama dari Surabaya. Ini kita membawa 520 ton bantuan kolaborasi ACT, Pemda DKI dan juga banyak lembaga mitra koorporiat yang juga bersama kami,” ujar Senior Vice President Aksi Cepat Tanggap (ACT) Syuhelmaidi Syukur di lokasi, Senin (15/10).
Seperti yang disebutkan, selain membawa bantuan masyarakat yang dihimpun oleh ACT, kapal juga membawa bantuan yang diamanahkan masyarakat DKI Jakarta dan sejumlah instansi yang terkumpul di Balai Kota.
“Bantuan yang terkumoul dari masyarakat. Sangat beragam, pangan dan obat-obatan,” tambahnya.
Lebih rinci, bantuan tersebut antara lain berupa sembako, air mineral, obat-obatan, paket sanitasi, kebutuhan pangan bayi dan balita, selimut, tenda, dan lainnya. Semua itu merupakan bentuk kepedulian berbagai pihak yang telah dikumpulkan di gudang Indonesia Humanitarian Center (IHC) di Gunung Sindur, Bogor.
Kapal ditargetkan berlayar dalam waktu tiga hari untuk sampai ke Sulawesi Tengah. Tim dan relawan nantinya akan mendistribusikan bantuan ke 16 titik posko.
“Kalau normal makan waktu tiga hari, mudah-mudahan, ini kapa besar sanggup sampai ke sana. Setelah sampai di sana kami sudah punya gudang dan dari situ kita akan distribusikan dari 16 titik posko yang sudah dimiliki ACT,” terang dia.
Sebanyak 85 relawan yang berasal dari Aceh hingga Jakarta dan Jawa Barat ikut berangkat bersama kapal kemanusiaan tersebut. Logistik juga akan terus dikerahkan dari berbagai daerah untuk pemenuhan kebutuhan dasar bagi penyintas gempa dan tsunami di Palu.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
