JawaPos Radar

Kapal Kemanusiaan Kembali Berlayar ke Palu, Angkut 520 Ton Logistik

15/10/2018, 16:53 WIB | Editor: Kuswandi
Kapal Kemanusiaan
Pelepasan kapal kemanusian, KMP Drajat Paciran, yang membawa 520 ton bantuan logistik dan 85 relawan menuju Palu, Sulawesi Tengah, Senin (15/10). (Yesika/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Pengiriman pangan dan logistik untuk korban bencana di Sulawesi Tengah terus dikerahkan baik lewat darat, udara, dan laut. Para relawan dari berbagai daerah juga diberangkatkan oleh pemerintah daerah se-Indonesia serta lembaga-lembaga kemanusiaan.

Melalui jalur laut, KMP Drajat Paciran, kapal yang didapuk sebagai Kapal Kemanusiaan tahap dua untuk Palu, Sigi, dan Donggala diberangkatkan dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (15/10). Sebelumnya, kapal pernah berlayar dari Surabaya menuju Palu pada 8 Oktober 2018 lalu.

“Jadi hari ini pemberangkatan kedua sebenarnya kemarin yang pertama dari Surabaya. Ini kita membawa 520 ton bantuan kolaborasi ACT, Pemda DKI dan juga banyak lembaga mitra koorporiat yang juga bersama kami,” ujar Senior Vice President Aksi Cepat Tanggap (ACT) Syuhelmaidi Syukur di lokasi, Senin (15/10).

Seperti yang disebutkan, selain membawa bantuan masyarakat yang dihimpun oleh ACT, kapal juga membawa bantuan yang diamanahkan masyarakat DKI Jakarta dan sejumlah instansi yang terkumpul di Balai Kota.

“Bantuan yang terkumoul dari masyarakat. Sangat beragam, pangan dan obat-obatan,” tambahnya.

Lebih rinci, bantuan tersebut antara lain berupa sembako, air mineral, obat-obatan, paket sanitasi, kebutuhan pangan bayi dan balita, selimut, tenda, dan lainnya. Semua itu merupakan bentuk kepedulian berbagai pihak yang telah dikumpulkan di gudang Indonesia Humanitarian Center (IHC) di Gunung Sindur, Bogor.

Kapal ditargetkan berlayar dalam waktu tiga hari untuk sampai ke Sulawesi Tengah. Tim dan relawan nantinya akan mendistribusikan bantuan ke 16 titik posko.

“Kalau normal makan waktu tiga hari, mudah-mudahan, ini kapa besar sanggup sampai ke sana. Setelah sampai di sana kami sudah punya gudang dan dari situ kita akan distribusikan dari 16 titik posko yang sudah dimiliki ACT,” terang dia.

Sebanyak 85 relawan yang berasal dari Aceh hingga Jakarta dan Jawa Barat ikut berangkat bersama kapal kemanusiaan tersebut. Logistik juga akan terus dikerahkan dari berbagai daerah untuk pemenuhan kebutuhan dasar bagi penyintas gempa dan tsunami di Palu. 

(yes/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up