
Photo
JawaPos.com - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengunjungi RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, guna berkoordinasi dan menyampaikan bahwa mereka akan menanggung biaya perawatan dan pengobatan Menko Polhukam Wiranto setelah menjadi korban penusukan di Pandeglang, Banten, Kamis (10/10). Wakil Ketua LPSK Susilaningtias mengatakan, pihaknya akan menanggung seluruh biaya perawatan Wiranto sebagai korban tindak pidana terorisme.
"LPSK punya kewenangan memberikan bantuan karena seperti di UU Nomor 5 Tahun 2018, korban terorisme berhak mendapatkan bantuan medis sesaat setelah kejadian. Berkaitan dengan itu, LPSK melakukan tugas kami," kata Susilaningtias di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Jumat (11/10).
LPSK akan berkoordinasi dengan pihak rumah sakit terkait wewenang lembaganya sebagai penanggung biaya perawatan para korban terorisme. Karena korban tidak terbatas, meski dia seorang pejabat negara.
"Sebenarnya kami tadi mau menengok Pak Wiranto sekaligus berkoordinasi dengan pihak rumah sakit karena kami akan menanggung biayanya terlepas siapapun. Namanya korban tidak terbatas, siapa saja bisa jadi korban," ucap Susilaningtias.
Dalam kunjungan itu, LPSK belum bisa bertemu Wiranto yang masih dalam masa pemulihan pascaoperasi. Oleh karena itu, LPSK segera bertemu dengan pihak rumah sakit.
"Terkait dengan itu, kami belum bisa ketemu bapak (Wiranto) karena sedang dalam perawatan, sudah selesai operasi sedang beristirahat. Jadi ya kami menghargai beliau, cukup dengan pihak rumah sakit," terangnya.
Menurutnya, LPSK wajib segera memberi bantuan medis, biologis, psikososial, hingga memfasilitasi kompensasi bagi korban. Adapun biaya yang ditanggung, kata Susilaningtias, dari tindakan operasi hingga pemulihan.
"Rencananya LPSK akan turun ke Serang dan Pandeglang terus berkoordinasi dengan Bareskrim dengan Densus dan polsek setempat karena Pak Kapolsek kan ada yang terluka ya," pungkasnya.
Untuk diketahui, Menko Polhukam ditusuk seseorang yang kemudian diketahahui sebagai Abu Rara, saat menghadiri peresmian gedung baru Mathla'ul Anwar di Pandeglang, Banten, Kamis (10/10). Berdasarkan rekaman video yang beredar di media sosial, penyerangan terhadap Wiranto dilakukan saat dia dan rombongan baru saja tiba di Alun-alun Menes.
Penusukan terhadap Wiranto dilakukan usai Menko Polhukam itu turun dari kendaraan dan ingin bersalaman dengan warga. Akibatnya, Wiranto jatuh ke tanah dan memegangi perutnya.

Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Prediksi Skor Pantai Gading vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Misi Erling Haaland Pulangkan Wakil Afrika
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Sejarah! Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026 Hancurkan Korea Selatan 3-0
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di 32 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Pembuktian Tuan Rumah!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Marquinhos Akui Samurai Biru Sedang Percaya Diri
Prediksi Susunan Pemain Timnas Norwegia vs Pantai Gading di 32 Besar Piala Dunia 2026: Sudah Lakukan Rotasi, Martin Odegaard Siap Menan
Pakai Tas Mewah, Tiga Pengasuh Anak-anak Raffi Ahmad-Nagita Slavina Sedang Asik Liburan Jadi Sorotan
Prediksi Skor Belanda vs Maroko di Piala Dunia 2026: Oranje Dijagokan Menang Tipis Kontra Singa Atlas
