
Ilustrasi. Bagus/Jawa Pos
JawaPos.com - Ketua Komisi II DPR, Ahmad Doli Kurnia mengatakan, dewan telah menyetujui usulan tambahan anggaran untuk penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020. Usulan tersebut diajukan oleh penyelenggara antara lain Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), serta Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).
Doli menuturkan, dewan telah menyetujui usulan tambahan anggaran untuk KPU sebesar Rp 4,77 triliun. Selain itu, dewan juga telah menyetujui usulan tambahan anggaran untuk Bawaslu sebesar Rp 478 miliar, serta DKPP sebear Rp 39 miliar.
"Menyetujui usulan kebutuhan tambahan anggaran untuk KPU sebesar Rp 4.768.653.968.000, Bawaslu sebesar Rp 478.923.004.000, dan DKPP sebesar Rp 39.052.469.000 terkait penyelenggaraan tahapan lanjutan Pilkada 2020," kata Doli dalam rapat kerja, Kamis (11/6).
Politikus Partai Golkar ini menambahkan, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sudah berkomitmen akan merealisasikan tambahan anggaran tersebut. "Jadi, Menkeu sudah berkomitmen akan merealisasi anggaran," ungkap Doli.
Dalam rapat tersebut, Ketua KPU Arief Budiman mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp 4.768.653.968.000 untuk penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020. Hajatan politik ini rencananya digelar 9 Desember 2020 mendatang.
Adapun permohonan penambahan anggaran ini untuk mengakomodasi protokol kesehatan penyelenggara pemilu dalam pelaksanaan Pilkada Serentak pada masa pandemi Covid-19 ini. "Sehingga kebutuhan yang diajukan adalah Rp 4,77 triliun. KPU usul adanya penambahan ini," ujar Arief.
Arief mengatakan pada 9 Juni kemarin pihaknya telah mengirimkan surat permohonan penambahan anggaran Pilkada serentak ke Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani. Dia menjelaskan, Kemenkeu akan merealisasikan anggaran tambahan dalam tiga tahap.
Pertama sebesar Rp 1,024 triliun, kedua sebesar Rp 3,29 triliun, dan ketiga sebesar Rp 457 miliar. "Nah atas usulan Rp 4,77 triliun itu, KPU butuh pencairan dengan tiga tahap," katanya.
Dihubungi terpisah, Komisioner Bawaslu Afifuddin mengatakan, usulan tambahan anggaran dari lembaganya itu demi penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020 yang sesuai protokol kesehatan. "Peruntukannya, untuk APD dan sebagian rapid test bagi penyelenggara," kata Afif kepada JawaPos.com.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Malaga vs Levante: Laga Sengit yang Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Heerenveen vs AZ Alkmaar di Liga Belanda: Kans De Kaasboeren Pesta Gol!
Dr. Iwan Aflanie, Pakar Forensik Indonesia untuk ULM yang Lebih Maju
