
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) (tengah) didampingi pendukungnya berjalan memasuki Kementerian Hukum dan HAM untuk menyerahkan berkas keabsahan organisasi dan AD/ART partai di Jakarta, Senin (8/3/2021). AHY meminta pemerintah men
JawaPos.com - Politikus Partai Demokrat kubu Moeldoko, Damrizal menangis dan menumpahkan penyesalannya karena pernah mambantu memenangkan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjadi ketua umum.
Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat kubu AHY, Herzaky Mahendra Putra meminta Damrizal yang sudah dipecat ini untuk tidak beper. Sebab seolah-olah dialah yang paling peduli dan punya jasa bagi Partai Demokrat.
"Mantan kader jangan baper. Bukan sinetron korea ini. Jangan buat drama. Pas kami butuh bantuan di Pileg 2019, pas survei Demokrat jatuh-jatuhnya, sekitar 3-4 persen, dengan ancaman gagal electoral threshold, Darmizal malah kabur menjadi Relawan Jokowi," ujar Herzaky kepada wartawan, Kamis (11/3).
Oleh sebab itu, dia mempertanyakan apakah itu mencerminkan kader yang setia dan militan. Kalau sudah berkhianat sebelumnya. Tidak heran kalau kemudian berkhianat lagi dengan membawa-bawa orang luar untuk dijadikan ketua umum dalam KLB dagelan yang tidak sah dan tidak dihadiri pemilik suara.
"Mana mungkin teman-teman pemilik suara curhat ke Darmizal? Dari dulu juga Darmizal bukan siapa-siapa di Partai Demokrat. Apalagi ngaku-ngaku berjasa dorong Pak SBY jadi Ketum Demokrat," katanya.
Menurut Herzaky, kader-kader senior yang tahu tindak-tanduk Darmizal di jaman dulu, hanya bisa geleng-geleng dan mengelus dada aja dengar bualan Darmizal.
"Sekarang saja, hanya karena dekat dengan oknum kekuasaan, seakan-akan seperti orang yang peduli Partai Demokrat," ungkapnya.
Herzaky juga meminta kepada Damrizal untuk tidak mengada-ada soal DPP di bawah AHY tidak pernah mengeluarkan aturan setoran DPD-DPC. Yang ada itu AHY mengembangkan semangat solidaritas sosial, agar para kader di berbagai tingkatan secara swadaya membantu masyarakat terdampak pandemi dan bencana di sekeliling mereka.
Kader-kader setia dan militan sangat bersemangat dengan gaya kepemimpinan AHY ini di Partai Demokrat. Memberikan kebanggaan dan gairah baru bagi organisasi. Menekankan kalau Demokrat berkoalisi dengan rakyat itu nyata.
"Itulah nyanyian sumbang mantan kader yang sudah dipecat," tegasnya.
Sebelumnya, salah satu penggagas KLB Demokrat Deli Serdang, Darmizal menangis sesenggukan di hadapan wartawan saat menggelar konferensi pers di salah satu restoran di Kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (9/3).
Darmizal menangis usahanya yang merasa tak dihargai ketika telah berupaya mengumpulkan para Ketua DPD dan DPC agar memilih Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mejadi ketua umum partai pada 2015 silam. Damrizal mengaku menyesal dan membuatnya sedih.
"Saya sangat menyesal pernah menjadi aktor tim buru sergap untuk mendatangi ketua-ketua DPD, mengumpulkan ketua-ketua DPC agar mereka berbulat tekad membangun kemistri agar pak SBY yang dipilih pada kongres 2015 di Surabaya," kata Damrizal.
Penyesalan tersebut menurut Damrizal membuat suasana hatinya menjadi melankolis. Kemudian ia pun tiba-tiba meneteskan air matanya.
"Hari ini saya kepada seluruh DPC seluruh DPD Partai Demokrat minta maaf, saya menyesal, saya nggak tahu kalau akan lahir rezim diktator ini," tuturnya sambil menangis.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=gL_WSlD8VC8

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
