
Kepala BRIN , Laksana Tri Handoko (Gloria/JawaPos.com)
JawaPos.com - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) telah menetapkan rencana untuk mencapai Indonesia Maju 2045. Ada tiga rencana yang terkait dengan riset serta inovasi Indoensia.
"Tiga arah tersebut, satu mengintegrasikan sumber daya manusia, infrastruktur, dan anggaran untuk meningkatkan kompetensi riset inovasi Indonesia," kata Kepala BRIN, Laksana Tri Handoko dalam Peringatan Harteknas ke-26 secara daring, Selasa (10/8).
Arah kedua adalah menciptakan ekosistem riset sesuai standar global yang inklusif dan kolaboratif bagi semua pihak. Khususnya para akademisi, industri, masyarakat dalam negeri dan luar negeri.
"Hal ini juga terkait dengan upaya BRIN dalam mewujudkan talenta nasional khususnya di bidang riset dan inovasi. Mengingat BRIN memiliki sumber daya terlengkap, baik SDM maupun infrastruktur dan anggaran," tambahnya.
Lalu, ketiga adalah menjadi fasilitator. Yakni BRIN akan menyediakan dan meningkatkan SDM para periset dan inovasi. BRIN mengundang para diaspora periset handal untuk berkontribusi nyata di laboratorium tanah air.
"BRIN akan mengawal riset dan inovasi yang terbukti secara ilmiah dan memenuhi standar otoritas," terangnya.
Sementara dari sisi kebijakan arah kebijakan, pemerintah telah mengeluarkan insentif pajak bagi industri yang telah melakukan riset dan katalog elektronik produk inovasi. "Mari kita memperkuat riset dan inovasi sebagai salah satu pilar ekonomi bangsa," tutupnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022