
Petugas menurukan kardus berisi Vaksin Covid-19 Sinovac dari dalam truk menuju cold storage di Kantor Dinas Kesehatan Jawa Timur. Vaksin yang berjumlah 77760 tersebut disimpan di cold storage Dinkes Jatim. Vaksin tahap pertama akan diperuntukan untuk 139
JawaPos.com - Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat akhirnya menetapkan Vaksin Covid-19 produksi Sinovac halal dan suci digunakan. Namun fatwa ini belum final, karena masih menunggu izin keamanan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
’’Yang terkait aspek kehalalan, setelah dilakukan diskusi panjang penjelasan auditor, rapat Komisi Fatwa menyepekati bahwa vaksin Covid-19 yang diproduksi Sinovac Lifescience yang sertifikasinya diajukan Biofarma suci dan halal,’’ ujar Ketua MUI Bidang Fatwa Asrorun Niam Sholeh, Jumat (8/1).
Menurutnya, meskipun sudah halal dan suci, namun fatwa MUI belum final karena masih menunggu keputusan BPOM terkait keamanan (safety), kualitas (quality), dan kemanjuran (efficacy). ’’Akan tetapi terkait kebolehan penggunaannya, ini sangat terkait dengan keputusan mengenai aspek keamanan, kualitas, dan efficacy BPOM. Ini akan menunggu hasil final ke-thoyiban-nya. Fatwa utuhnya akan disampaikan setelah BPOM menyampaikan mengenai aspek keamanan untuk digunakan, apakah aman atau tidak, maka fatwa akan melihat,’’ ujarnya.
Menanggapi kehalalan vaksin Covid-19, Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Penny K Lukito menegaskan sejak awal pihaknya selalu berkoordinasi dengan MUI untuk bersama melakukan audit. Ada auditor dari MUI untuk memeriksa aspek halal. ’’Kami juga berikan data mutu vaksin Covid-19 yang menunjukkan tidak ada bahan-bahan yang sifatnya yang mengandung bahan tidak halal,’’ tegas Penny.
Terakhir pihaknya berkomunikasi dengan MUI dan lalu segera akan diberikan Izin Penggunaan Darurat (EUA) vaksin Covod-19. Setelah itu rekomendasi akan diinformasikan kembali pada MUI. ’’Tentunya penerbitan EUA masih akan menunggu. Dan laporan interim final dari tim riset baru diberikan hari ini (Jumat, 8 Januari). Maka setelah itu akan dianalisa internal bersama otoritas terkait, tim klinisi, epidemiolog, sehingga rekomendasi EUA bisa segera diterbitkan,’’ tegas Penny. (*)
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=ZUt3tQfHDe0

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
