
KEMBALI SEKOLAH: Simulasi pembelajaran tatap muka di SMPN 1 Surabaya Desember lalu. (DIPTA WAHYU/JAWA POS)
JawaPos.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan agar pelaksanaan tatap muka dilakukan dengan kesiapan dan kehati-hatian. Targetnya pada tahun ajaran baru 2021/2022 atau Juli, mayoritas sekolah didorong untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas.
Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunawan Sadikin usai rapat terbatas pada Senin (7/6) bersama Menko Perekonomian, Kapolri, Panglima TNI dan Kepala BNPB di Istana Kepresidenan.
Jokowi mengimbau hal tersebut setelah adanya beberapa peningkatan kasus Covid-19 yang sifnifikan pasca libur lebaran. Kenaikan itu terlihat di Kabupaten Kudus dan Kabupaten Bangkalan.
Baca Juga: Uji Coba PTM di SMAN 22 Kota Bandung Hanya Dihadiri Satu Siswa
"Berdasarkan kejadian ini, bapak presiden tadi mengarahkan, pendidikan tatap muka yang nanti akan dimulai itu harus dijalankan dengan ekstra hati-hati," jelasnya dalam siaran YouTube Sekretariat Presiden yang dikutip, Selasa (8/6).
PTM yang dilakukan secara terbatas ini, keterisian kelas hanya boleh diisi maksimal 25 persen dari total murid. Kemudian juga, disampaikan bahwa PTM tidak boleh lebih dari dua hari dalam seminggu.
"Nggak boleh lebih dari dua hari seminggu (PTM). Setiap hari maksimal hanya dua jam. Opsi menghadirkan anak ke sekolah tetap ditentukan oleh orang tua. Dan semua guru sudah harus selesai divaksinasi sebelum dimulai," ujarnya.
Kepada seluruh kepala daerah, Budi menginstruksikan untuk memprioritaskan vaksinasi Covid-19 kepada guru dan tenaga kependidikan. Hal ini demi kelancaran pembelajaran di masa pandemi.
"Jadi mohon kepada kepala daerah karena vaksin kita kirim ke daerah, prioritaskan guru dan lansia, guru harus sudah divaksinasi sebelum tatap muka terbatas dilaksanakan," pungkasnya.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
